Presiden Rouhani Ingatkan Hendaknya Tidak Kirim Jet Tempur dan Bom ke Teluk

Presiden Iran Hassan Rouhani. Foto AFP
Presiden Iran Hassan Rouhani. Foto AFP

Teheran, Sayangi.com- Presiden Iran Hassan Rouhani memperingatkan setiap negara asing agar tidak membanjiri wilayah Teluk Persia dengan pesawat jet tempur dan bom. Rouhani berjanji akan mengungkap rencana untuk mengamankan kapal-kapal kargo melalui Selat Hormuz di forum Majelis Umum PBB.

Peringatan Rouhani disampaikan lewat di hadapan banyak orang saat parade militer pada hari Minggu. Rouhani menyebutkan Jangan mengirim pesawat tempur, bom, dan senjata berbahaya lainnya ke wilayah ini,” katanya. “Republik Islam tidak akan membiarkan siapa pun melanggar perbatasannya.

Para pejabat tinggi Teheran menuduh Amerika Serikat (AS) memicu ketegangan dengan mengerahkan kapal perang di dekat perairan Iran dan mengirim lebih banyak pasukan ke Irak.

Sebelumnya, Pentagon mengumumkan akan mengerahkan pasukan tambahan dan sistem pertahanan rudal untuk memperkuat pertahanan udara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Keputusan Pentagon diambil setelah Washington menyalahkan Iran atas serangan pesawat nirawak dan rudal jelajah terhadap kilang minyak Arab Saudi 14 September lalu.

Iran membantah terlibat serangan ke Aramco. Namun pemberontak Houthi Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Rouhani berjanji untuk mengungkap rencana pengamanan untuk Teluk Persia yang dapat diikuti oleh negara-negara regional lain. Rencana itu akan memastikan perdamaian dan mengamankan kapal-kapal pengiriman melalui Selat Hormuz. Kawasan ini yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Samudra Hindia.

Selat Hormuz telah menjadi “titik api” dalam beberapa bulan terakhir karena beberapa insiden maritim yang melibatkan kapal-kapal tanker minyak.

Kami mengulurkan tangan persahabatan kepada semua tetangga kami,” kata presiden Iran, yang berjanji untuk mempresentasikan rencananya di Majelis Umum PBB di New York. Rouhani akan tiba di New York pada hari Senin (23/9/2019).

sumber: rusia today