Thomas Cook Pailit Ratusan Pelancong Eropa Terkatung-Katung

Foto Jaime Riena AFP
Foto Jaime Riena AFP

Madrid,Sayangi.com- Para penumpang Thomas Cook dalam keadaan cemas di Bandara Palma, Spanyol. Mereka menghadapi penantian yang tidak pasti, Senin (23/9) waktu setempat, untuk penerbangan ke Inggris. Terlihat antrean wiatawan yang panjang atau duduk di atas koper-kopernya. Pemandangan ini terjadi lantaran raksasa maskapai dan perjalanan tertua di dunia itu mengalami pailit.

Thomas Cook menyatakan bangkrut setelah gagal mencapai kesepakatan penyelamatan terakhir pada Senin (23/9). Ini memicu repatriasi terbesar Inggris sejak Perang Dunia II untuk membawa kembali penumpang.

Pada saat bersamaan, tidak sedikit wisatawan yang tiba di pulau wisata Spanyol, Majorca, untuk memulai liburan dengan hampa. Para wisatawan mendapati pemesanan hotel yang mereka lakukan melalui perusahaan itu tidak berlaku lagi alias hangus.

Marianne Strenger, warga Berlin Jerman seorang pensiunan berusia 70-an, saat tiba ke Spanyol dibuat kaget. Ia kaget ketika staf resepsionis mengatakan mereka belum menerima uang dari Thomas Cook untuk pemesanannya. Dan iapun bersama anaknya harus membayar akomodasi lagi.

Tamu-tamu lain di hotel menceritakan pengalaman serupa ketika mereka mencoba untuk check in. “Kami harus membayar dua kali,” kata Nils Lichte, seorang manajer supermarket berusia 30 tahun dari Cologne.

Kepala Eksekutif Thomas Cook, Peter Fankhauser mengatakan kejadian itu merupakan penyesalan yang mendalam bahwa perusahaan telah gulung tikar setelah gagal mengamankan paket penyelamatan dari para pemberi pinjaman.

Otoritas Penerbangan Sipil Inggris (CAA) mengatakan Thomas Cook sekarang telah berhenti berdagang. Regulator serta pemerintah akan bekerja sama untuk membawa lebih dari 150.000 pelanggan Inggris pulang selama dua minggu ke depan.

sumber : AFP