Polisi Ungkap Kasus Curanmor, 13 Sepeda Motor Disita

Jakarta, Sayangi.com – Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor. Dalam kasus ini, polisi menangkap lima pelaku, berinisial EJMS (35), MAP (27), OK (26), GL (35) dan SH (30).

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama mengatakan, komplotan telah melakukan aksi di 12 lokasi di Jakarta Selatan. Selain itu, mereka juga melakukan aksinya di wilayah Bekasi dan Jakarta Timur.

“Nanti akan kita kembangkan lagi, karena kelompok ini telah beraksi selama beberapa tahun,” ujar Bastoni di Mapolres Jakarta Selatan, Jumat (27/9).

Bastoni menjelaskan, dalam melakukan aksinya, kelompok ini mempunyai tugas masing-masing. Ada yang bertugas mengawasi dan ada juga yang mengeksekusi motor calon korbannya.

“Mereka melakukan aksi secara berkelompok. Dalam aksinya mereka membawa mobil, nanti mobil diparkir, lalu ada yang turun mengamati dan ada yang merusak kunci motor korban,” jelasnya.

Kelompok ini, lanjut Bastoni, menjual motor hasil curiannya ke daerah Karawang, Jawa Barat. Saat ini polisi masih memburu hasil kejahatan kelompok ini.

“Per unit sepeda motor dijual Rp2,5 juta ke penadah di wilayah Karawang. Dari lima tersangka, ada dua yang residivis, yang inisial EJMS dan OK,” terangnya.

Dalam kasus ini polisi turut menyita 13 unit sepeda motor berbagai jenis, kunci leter T, obeng dan sejumlah plat nomor palsu.

Salah satu korban bernama Hardiyanto mengaku senang sepeda motornya yang hilang dapat kembali. Purnawirawan marinir ini mengaku kehilangan sepeda motor saat berjaga sebagai security sebuah kantor asuransi.

“Jadi jam 02.00 WIB saya masih makan malam, lalu jam 03.00 WIB saya masih menelepon. Setelah itu saya rebahan lalu jam 04.00 WIB saat mau cuci motor, motor sudah nggak ada,” katanya.

Akibat perbuatannya para tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.