Taiwan Rayakan Hari Sepuluh Kembar

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. Foto Getty Image
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. Foto Getty Image

Taipei,Sayangi.com –Tanggal 10 Oktober tahun ini suasana perayaan Taiwan berbeda dibandingkan tahun-tahun lalu. Masyarakat menolak kampanye pemaksaan China untuk mengurangi pengakuan internasional atas status Taiwan sebagai negara yang merdeka, pembela dari kebebasan, demokratis, serta mengakui hak asasi manusia dan keteraturan berdasarkan hukum.

Keyakinan tersebut tumbuh seiring negara Taiwan yang mampu berdiri terdepan dan mampu diplomasi di ‘panggung’ global.

Presiden Tsai Ing-wen dalam kunjungannya ke berbagai negara mengibarkan bendera untuk memberi dampak besar untuk menyatakan bahwa Taiwan merupakan negara merdeka, demokrasi, berkelanjutan dan sebagai negara lautan demokrasi.

Perjalanan Presiden Tsai Ing-wen mendapat liputan dari berbagai media. Perjalanan tersebut juga memberikan pesan yang jelas bahwa Taiwan dapat membantu mempromosikan perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan melampaui batas negaranya.

Pemerintah Taiwan juga ingin menunjukkan bahwa negara ini merupakan salah satu kekuatan untuk kebaikan dunia serta berkomitmen untuk merealisasikan Program Sustainable Development Goals dari PBB.

Semangat positif tersebut merupakan inti dari kesuksesan Taiwan dalam membina hubungan erat dengan mitra mitra kunci seperti Jepang, Amerika Serikat dan negara negara lainnya. Taiwan dan mitra kerjanya memiliki visi yang sama di seluruh Indo-Pasifik melalui serang­kaian inisiatif kerja sama.

Salah satu pilar utama dari pendekatan ini melibatkan sejumlah program bantuan yang diselenggarakan oleh Dana Kerjasama dan Pengembangan Internasional (TaiwanICDF). Kegiatan diplomatik yang digelar meliputi seminar dan lokakarya yang diadakan oleh pemrintah Taiwan-A.S.

Dengan merayakan hari perayaan nasional ‘Sepuluh Kembar’, masyarakat Taiwan dapat berbangga diri akan fakta bahwa mereka tidak sendirian. Upaya-upaya untuk memperkuat hubungan dengan komunitas dunia menjadi keuntungan yang besar. Peran serta di dunia Internasional untuk memastikan bahwa Taiwan tetap menjadi anggota keluarga bangsa-bangsa dunia yang tidak tergantikan.

sumber: asia nikkei