Hindari Topan Hagibis Ratusan Penerbangan Di Tokyo Dibatalkan

Ilustrasi pesawat terbang komersial. Foto AFP
Ilustrasi pesawat terbang komersial. Foto AFP

Tokyo,Sayangi.com- Badai Topan diperkirakan akan melanda Jepang pada Sabtu (12/10) memiliki dampak besar pada dunia penerbangan. Mata badai diperkirakan selebar 55 mil, dan citra satelit menunjukkan seluruh badai saat ini lebih besar dari seluruh negara Jepang.

Walau topan sering melanda negara Jepang namun topan Hagibis menjadi salah satu topan terkuat. Topan Hagibis telah menghantam negara itu dalam beberapa dekade.

Dilansir di Forbes, Sabtu (12/11) disebutkan, All Nippon Airways (ANA) telah membatalkan semua penerbangan domestik yang berangkat dari Tokyo pada Sabtu (12/10). Ibukota Tokyo sepertinya akan menerima serangan langsung dari badai ini. Namun masyarakat Tokyo tampaknya tidak terlalu khawatir pada saat ini.

Meskipun Badan Meteorologi telah mengklasifikasikan badai sebagai ‘ganas’ atau kategorisasi kekuatan tertinggi, operator kereta api sejauh ini hanya memperingatkan bahwa mungkin ada pembatalan.

Bagi industri Japan airlane sebesar apa pun badai , keselamatan adalah yang terpenting. Japan Airlines mengikuti contoh ANA dan membatalkan 90 persen penerbangan domestik. Namun, kedua maskapai optimis akan keberangkatan pagi hari pada Sabtu tetap dijadwalkan hingga jam 8 pagi. Selain itu, kedua maskapai berharap bahwa beberapa penerbangan internasional akan dilanjutkan pada Sabtu malam.

Bandara-bandara Tokyo telah terkena dampak terburuk dari gangguan tersebut. Dilaporkan kedua maskapai ter besar Jepang, ANA dan JAL, masing-masing membatalkan 558 dan 540 penerbangan.

Pembatalan penerbangan terlihat di seluruh dunia ke dan dari Tokyo, dengan British Airways membatalkan penerbangan dari London, dan penerbangan ke Amerika Utara juga terpengaruh. Hampir setiap maskapai besar di seluruh dunia yang menuju Tokyo telah terkena dampak oleh topan Hagibis. Tetapi gangguan Topan Hagibis seharusnya tidak bertahan melebihi waktu 24 jam.

sumber: Asian News Channel