Jinping Nyatakan Setiap Upaya Memecah Belah China Bakal Disikat

PM Nepal Sarma Oli dan presiden China Xi Jinping. Foto Hongkong Free Press
PM Nepal Sarma Oli dan presiden China Xi Jinping. Foto Hongkong Free Press

Katmandu,Sayangi.com- Presiden Cina Xi Jinping menyatakan, setiap upaya untuk memecah belah China akan dihancurkan. Hal tersebut dilontarkan Jinping, setelah berlangsungnya demonstrasi selama 4 bulan di Hong Kong dan mengalirnya kritik dari Amerika Serikat soal perlakuan Beijing terhadap kelompok minoritas Muslim Uighur.

“Saat bertemu Perdana Menteri Nepal, KP Sharma Oli, Minggu (13/1),jinping menyebut “Siapa pun yang mencoba untuk memecah China, di bagian mana pun di negara itu, akan berakhir dengan tubuh yang hancur dan tulang-tulang yang hancur

“Dan, setiap kekuatan eksternal yang mendukung upaya-upaya seperti memecah China akan dianggap oleh orang-orang China sebagai angan-angan,” lanjutnya. Jinping adalah Presiden China pertama yang mengunjungi Nepal dalam 22 tahun terakhir.

Ia tiba di Nepal pada Sabtu (12/10) untuk kunjungan kenegaraan. Kedua negara China dan Nepal diperkirakan akan menandatangani kesepakatan untuk memperluas jalur kereta api antara Himalaya dan Tibet. Oli mengatakan pada Jinping, bahwa negaranya akan menentang “kegiatan anti-China” di wilayahnya.

Beijing telah mengirim pasukan ke wilayah Tibet yang terpencil dan pegunungan pada tahun 1950. Kebijakan ini sebagai langkah apa yang secara resmi disebut pembebasan damai dan telah memerintah di sana dengan tangan besi sejak itu.

Sembilan tahun dari nasuknya militer China ke Tibet,Dalai Lama, pemimpin spiritual Tibet, melarikan diri ke India pada tahun 1959, setelah pemberontakan yang gagal melawan pemerintahan Cina. China mencap Dalai Lama sebagai seorang reaksioner berbahaya yang berupaya memisahkan hampir seperempat massa daratan Tiongkok.

sumber: Reuters