Survei Parameter: Publik Antusias Sambut Pelantikan Jokowi

Rilis survei Parameter Politik Indonesia bertajuk “Evaluasi Kinerja Jokowi dan Harapan Publik di Periode Kedua” di Duren Tiga Pancoran Jakarta Selatan, Kamis (17/10).

Jakarta, Sayangi.com – Pelantikan Presiden Jokowi yang akan dilakukan pada 20 Oktober 2019 mendapat sambutan antusias dari publik. Hal itu tergambar dalam survei yang dilakukan Parameter Politik Indonesia.

“Publik anstusias menyambut pelantikan Jokowi dengan penuh riang gembira. Prosentase kegembiraan itu mencapai 74,6 persen. Karena mayoritas merasa pemilu sudah usai, pemilu bukan ajang perang ideologi, dan hidup harus kembali normal,” demikian dijelaskan Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno dalam rilis survei bertajuk “Evaluasi Kinerja Jokowi dan Harapan Publik di Periode Kedua” di Duren Tiga Pancoran Jakarta Selatan, Kamis (17/10).

Tedapat 21,1 persen responden yang menyatakan tidak senang dengan Pelantikan Jokowi. Dari jumlah tersebut, alasan Tidak Senang antara lain: Tidak terima karena pemilu dinilai curang (15,6%), tidak tepat janji (11,4%), tidak suka Jokowi (5,9%), pro Asing (5,0%) Prabowo Lebih Baik (4,3%).

Survei ini juga menyuguhkan temuan bahwa kinerja Jokowi di periode pertama relatif baik dengan sejumlah catatan kritis. Publik yang menilai kinerja Jokowi baik mencapai 41,0 persen, biasa saja 33,4 persen, buruk 23,3 persen. Selebihnya tak menjawab.

“Artinya, jika diringkus secara sederhana kinerja Jokowi sebenarnya sudah baik namun belum maksimal karena menyisakan sejumlah pekerjaan rumah,” kata Adi.

Jokowi dinilai sukses membangun infrastruktur strategis, memberikan bansos, sembako, dana desa, PKH, KIS, dan KIP. Namun pada saat yang bersamaan Jokowi dianggap kurang maksimal soal kesejahteraan, lapangan pekerjaan baru, mengurangi kemiskinan, harga yang masih mahal, serta persoalan korupsi dan penegakan hukum.

“Publik belum merasakan ‘sentuhan magis’ pembangunan infrastruktur yang inline dengan persoalan mendasar rakyat,” kata Adi.

Survei juga merekam optimisme masyarakat terhadap kinerja Jokowi 5 tahun kedepan. Sebanyak 67,4 Persen publik optimis, yang pesimis sebanyak 25,8 persen, dan sisanya 6,8 persen menjawab tidak tahu.

Parameter Politik Indonesia melakukan survei nasional dengan wawancara tatap muka (face to face interview) pada 5 hingga 12 Oktober 2019 dengan sampel 1.000 responden yang dipilih secara acak di 34 provinsi melalui metode stratified multi stage random sampling dengan margin of error 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Turut hadir sebagai pembahas dalam rilis survei ini yakni Irma Suryani (Nasdem), Erico Sutarduga (PDIP), dan Pipin Sopian (PKS).