Satu Dari 39 Mayat Dalam Truk Diketahui Warga Negara Vietnam

Pham Thi Tra dikhawatirkan merupakan 1 dari 39 Jenasah yang ditemukan di kontainer. Foto Daily Telegraph
Pham Thi Tra dikhawatirkan merupakan 1 dari 39 Jenasah yang ditemukan di kontainer. Foto Daily Telegraph

London,Sayangi.com- Seorang wanita  warga negara Vietnam dikhawatirkan termasuk 39 orang yang tewas dalam truk kontainer berpendingin di Inggris. Semula diberitakan 39 orang tewas terdiri dari 31 pria dan 8 wanita itu semuanya warga negara China.

Namun berita tersebut  kini tengah dipertanyakan. Keadaan ini menmbuat  polisi Inggris berjanji segera mengungkap asal negara dari para korban.

Munculnya kekhawatiran adanya wanita Vietnam bernama Pham Thi Tra My (26) yang berada diantara 39 orang tewas berawal dari kontak korban SMS ibunya melalui SMS. Aku sekarat karena aku tidak bisa bernapas.” Begitu bunyi SMS seperti diberitakan media Inggris The Telegraph

Pham Thi Tra My dikabarkan membayar £ 30.000 untuk bisa masuk ke Inggris dengan cara ilegal.
Korban WN Vietam ini berasal dari salah satu provinsi termiskin di Vietnam, Ha Tinh.Dari Vietnam ia berangkat pada 3 Oktober. Dari sana ia melakukan perjalanan ke China di mana ia tinggal selama beberapa hari, sebelum terbang ke Inggris.

Pihak keluarga sekarang percaya bahwa perjalanan tiga minggunya telah berakhir dengan tragedi.

Adik laki-lakinya, Pham, Manh Cuong, mengatakan sang kakak melakukan upaya pertamanya untuk masuk ke Inggris pada 19 Oktober, tetapi dia dihentikan oleh polisi dan dikembalikan.Lokasi terakhir yang diketahui adalah Belgia, pada 22 Oktober.

“Kami khawatir dia mungkin ada di trailer itu. Kami meminta polisi Inggris untuk membantu menyelidiki sehingga saudara perempuan saya dapat dikembalikan ke keluarga.  Sumber yang dekat dengan penyelidikan dikonfirmasi ke The Daily Telegraph, masih percaya bahwa semua korban di truk pendingin tersebut adalah WN China.

Sebuah kelompok masyarakat di Inggris mengatakan telah dihubungi oleh setidaknya 10 keluarga terkait kasus itu. Sementara itu  LSM yang berbasis di Vietnam mengatakan tujuh keluarga melaporkan kehilangan anggora keluarga mereka, di khawatirkan termasuk diantara 39 korban.Mills mengatakan Polisi Essex sekarang telah menahan empat orang terkait kasus itu.

Terakhir, seorang pria berusia 48 tahun dari Irlandia Utara ditangkap di Bandara Stansted pada hari Jumat. Sebelumnya seorang pria berusia 38 tahun dan seorang wanita berusia 38 tahun dari Warrington, Cheshire telah ditangkap dengan tuduhan persekongkolan terkait kasus tewasnya 39 orang tersebut.