Polisi Ungkap Sindikat Pengedar Narkoba Jaringan Internasional, 21 Kg Sabu Disita

Jakarta, Sayangi.com – Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu jaringan Johor, Malaysia – Dumai – Jakarta. Dalam kasus ini, polisi mengamankan empat tersangka berinisial AS, AB, IN dan IS, serta mengamankan 21 Kg sabu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pengungkapan jaringan ini berdasarkan pengembangan kasus serupa yang diungkap polisi di daerah Serpong, Agustus lalu.

“Awalnya kita dapat perkembangan, ada info barang masuk dari Malaysia ke Indonesia. Pada awal Oktober, jaringan ini dan kelompoknya akan masukkan kembali sabu,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (1/11).

Lalu, kata Argo, polisi berhasil menangkap AB di sebuah hotel di Bengkalis, Riau, dengan barang bukti 2 gram sabu. Dari AB, polisi kembali melakukan pengembangan dan berhasil menangkap AS di sebuah parkiran hotel.

“AS kita tangkap saat hendak masuk ke hotel dengan mobil. Setelah ditangkap, anggota langsung geledah mobilnya dan menemukan dua tas, masing-masing 10 dan 11 Kg, yang ditaruh di jok belakang,” terangnya.

Lebih lanjut Argo menjelaskan, dari AS, polisi kembali melakukan pengembangan dan menangkap IS dan IN. Dalam sindikat ini, diketahui AS merupakan pengendali dan orang yang dipercaya berkomunikasi dengan J, yang merupakan bandar besar asal Johor, Malaysia.

“AS sebelumnya ke Johor dan bertemu J, serta mengambil sabu seberat 21 Kg. Dari Johor, AS gunakan speedboat masuk ke Bengkalis,” jelasnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-undang Narkotika nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati.