Empat Oknum Anggota Polisi Ditangkap Karena Diduga Terlibat Penculikan WN Inggris

Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris bernama Matthew Simon Craib menjadi korban penculikan dan pemerasan. Dalam kasus ini, polisi berhasil menangkap enam tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, dari enam tersangka empat diantaranya ialah anggota kepolisian. Keenam tersangka bahkan sempat meminta tebusan senilai 1 juta dollar Amerika atau sekitar Rp 14 miliar.

Mulanya, Simon diajak kerja sama oleh tersangka G. Kemudian G merencanakan aksi penculikan dengan kekasihnya berinisial NA.

Kemudian, NA mengajak seorang anggota Siber Bareskrim Polri bernama Bripda JB untuk membantunya. Tidak hanya itu, mereka juga bekerjasama dengan Bripda NP, Briptu H dan Bripda SB.

Bripda JB berperan membuntuti korban dan melaporkan posisi keberadaan Simon. Sedangkan Bripda NP, Briptu H, dan Bripda SB berperan untuk mencegat mobil korban di tol lingkar luar.

“Usai dicegat, keempatnya menggeledah korban dengan dalih ada pemeriksaan. Kemudian diketahui bahwa korban diculik oleh orang yang tidak dikenal dan melibatkan oknum anggota Polri dengan meminta tembusan sebesar USD1 juta,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Senin (4/11).

Setelah itu, kata Argo, pelaku meminta sejumlah uang dan menyuruh korban menghubungi atasannya. Namun sempat terjadi perdebatan yang alot antara para pelaku dengan atasan korban yang bernama Pitt.

“Pelaku meminta uang tunai dan menyuruh korban menghubungi saudara Pitt untuk meminta uang tebusan. Korban hanya bisa menyerahkan 400 ribu dollar Amerika, namun setelah terjadi negosiasi diperoleh sejumlah 900 ribu dollar Amerika,” terangnya.

Setelah uang diterima, kata Argo, para tersangka bergeser ke wilayah Kemayoran guna menukarkan uang tersebut ke rupiah. Korban yang tidak terima dengan apa yang menimpa dirinya, akhirnya ia melapor ke polisi.

“Tak lama kemudian, para pelaku tersebut berhasil diringkus di sekitaran Masjid Akbar, Kemayoran, Jakarta Pusat,” jelasnya.