Laporan Dugaan TPPU yang Menyeret Andrew Darwis Masuk Tahap Penyidikan

Jakarta, Sayangi.com – Pendiri Kaskus Andrew Darwis dilaporkan oleh Titi Sumawijaya Empel ke Polda Metro Jaya. Titi melaporkan Adrew atas dugaan pemalsuan dokumen dalam pinjam-meminjam dengan jaminan berupa sertifikat.

Kasus bermula saat Titi meminjam uang senilai Rp 15 miliar dengan jaminan sertifikat gedung di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan. Saat itu Titi meminjam uang ke DW, yang diduga merupakan orang kepercayaan Andrew.

Kuasa hukum Titi, Jack Boyd Lapian mengatakan, saat ini laporan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) telah masuk tahap penyidikan. Polisi juga telah memeriksa memeriksa beberapa saksi, termasuk para saksi yang telah menjadi tersangka dugaan pemalsuan di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Saat ini kasus dugaan pemalsuan dan TPPU yang dilakukan oleh terlapor saudara Andrew Darwis telah naik statusnya ke penyidikan di Krimsus Polda Metro Jaya,” ujar Jack di Mapolda Metro Jaya, Jumat (15/11).

Jack menjelaskan, sebelum melaporkan Andrew, pihaknya telah melaporkan Susanto ke pihak Jatanras Polda Metro Jaya. Susanto diduga kuat memalsukan sertifikat tersebut dan dibaliknama lagi ke Andrew.

“Berawal dari perkenalan ibu Titi dengan Gita, Timmy Juwono dan David Wira. Pertemuan dengan mereka diketahui masalah siapa yang akan memberikan pinjaman, dalam hal ini adalah Andrew,” jelasnya.

Menurut Jack, sertifikat milik Titi diduga dipalsukan oleh Susanto dan dibaliknama ke Andrew. Kemudian oleh Andrew diagunkan lagi yang diduga kuat ke UOB Bank Jakarta.

“Kami menduga karena Andrew Darwis membeli aset sangat murah  dan tidak masuk akal dan tidak melakukan pengosongan, kemungkinan takut diketahui oleh Ibu Titi Sumawijaya. Karena ada dugaan proses yang dilakukan dari Ibu Titi Sumawijaya ke Susanto, dan dari Susanto ke terlapor Andrew Darwis diduga kuat melakukan pembuatan akte jual beli notaris, yang sama dalam hal ini notaris Abdul Salam yang beralamat di Benhil Jakarta Pusat dan sudah ditahan di Rutan Cipinang,” paparnya.

Saat ini, kata Jack, laporan yang menyeret Andrew ditangani oleh Fismondev Ditreskrimsus Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana pemalsuan, dan atau penipuan dan atau TPPU. Saat ini status laporan polisi dengan terlapor Andrew Darwis sudah naik ke penyidikan.

“Senin, 18 November 2019 masuk sidang pemeriksaan korban dan saksi pelapor Ibu Titi, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” pungkasnya.