Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakbar Berprofesi Sebagai Tukang Reparasi AC

Jakarta, Sayangi.com – Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap satu pelaku penyiraman air keras berinisial FY (29), yang kerap melakukan aksinya di kawasan Kebon Jeruk dan Srengseng, Jakarta Barat.

Panit 2 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Adi Wananda mengatakan, pelaku melakukan aksinya di tiga lokasi berbeda di Srengseng, Meruya dan Kebon Jeruk. Dalam kasus ini, lima orang perempuan berinisial AE (16), PW (16), S (59), ES (15) dan SAA (16) menjadi korban.

“FY ditangkap pada Jumat (15/11) sekitar pukul 18.30 WIB, tak jauh dari Gang Mawar, Srengseng Barat,” ujar Adi di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (16/11).

Adi menjelaskan, pelaku berprofesi sebagai tukang reparasi AC. Biasanya ia mencari korban secara acak, sejalur saat ia berangkat dari rumahnya di Ciledug ke tempat kerjanya di Meruya.

“Jadi pelaku menyiramkan soda api ke korbannya. Sedangkan soda api tersebut didapatnya saat membeli perlengkapan saat untuk membersihkan AC,” terangnya.

Di tempat yang sama, tim Puslabfor Bareskrim Kombes Pol Andi Firdaus mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP di tiga lokasi berbeda. Hasilnya pihaknya menemukan bahan yang digunakan untuk menyiram korban identik.

“Kita temukan sejenis soda api atau Natrium Hidrosikda di tiga lokasi penyiraman tersebut,” terangnya.

Andi juga menjelaskan, akibat dari penyiraman tersebut kulit korban mengalami iritasi. Namun beruntung kandungan konsentrat di soda api tersebut tidak terlalu tinggi.

“Dia gunakan soda api yang kadarnya tidak terlalu tinggi, sehingga tidak sampai melepuh,” katanya.

Dalam kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, diantaranya rekaman CCTV dari dua lokasi kejadian. Selain itu, pakaian milik korban yang terkena air keras juga turut diamankan polisi.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 80 juncto Pasal 76C Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2014 dan atau Pasal 351 ayat 2 dan atau Pasal 372 KUHP, dengan ancaman di atas lima tahun penjara.