Kapolda Sebut Laporan Terhadap Sukmawati Soekarno Putri Masih Tahap Penyelidikan

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan, pihaknya masih menyelidiki laporan terhadap Sukmawati Soekarno Putri. Seperti diketahui, Sukma dilaporkan terkait pernyataannya yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Presiden Sukarno.

“(Soal laporan terhadap Sukmawati Soekarno Putri) masih tahapan penyelidikan,” ujar Gatot di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/11).

Nantinya, kata Gatot, pihaknya akan memanggil pelapor untuk mengklarifikasi laporan yang dibuatnya. Jika nanti terbukti laporan tersebut memenuhi unsur pidana, maka akan dinaikkan ke penyidikan.

“Saat ini kita masih lakukan klarifikasi dan akan memanggil para pelapor itu,” terangnya.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya menerima dua laporan terhadap Sukmawati. Laporan pertama dibuat oleh simpatisan Korlabi, Ratih Puspa Nusanti dan teregister dengan nomor LP/7393/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 15 November 2019.

Laporan kedua dibuat oleh seseorang bernama Irvan Noviandana. Laporan yang dibuat Irvan teregister dengan nomor LP/7456/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 18 November 2019.

Sementara itu, Sukmawati telah mengklarifikasi dan menyebut video yang tersebar di media sosial telah diedit. Menurutnya, maksud dari perkataannya bukan seperti itu.

Adapun dalam potongan video yang viral di media sosial, Sukmawati berkata, “Mana lebih bagus Pancasila atau Alquran? Sekarang saya mau tanya nih semua. Yang berjuang di Abad 20, itu nabi yang mulia Muhammad apa Ir. Sukarno untuk kemerdekaan?”.