Remaja di Bekasi Dikeroyok Hingga Tewas, Polisi Amankan 13 Tersangka

Jakarta, Sayangi.com – Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan 13 pelaku pengeroyokan yang menyebabkan seorang remaja berinisial ADS (15) meninggal dunia. Dari 13 orang yang diamankan, 12 diantaranya masih berusia di bawah umur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, peristiwa ini terjadi di kawasan Rawa Lumbu, Kota Bekasi. Peristiwa perkelahian berujung pengeroyokan ini melibatkan dua kelompok warga, yakni kelompok Bates dan Kampung Markan.

“Awalnya ada laporan satu orang dari kelompok Bates dipukuli oleh kelompok Kampung Markan,” ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/11).

Mendapat informasi anggotanya dipukuli, kata Yusri, akhirnya kelompok Bates menantang Kampung Markan di media sosial. Akhirnya mereka bertemu di kawasan Jalan Pramuka, Bekasi.

“Saat itu sebagian dari mereka juga telah membawa senjata tajam,” katanya.

Nahas bagi korban, saat hendak kabur dengan sepeda motor, ia dihadang oleh kelompok Bates. Saat jatuh, korban langsung dikeroyok hingga meninggal dunia.

“Kondisi korban cukup mengenaskan. Tulang atas tengkorak korban pecah, dan ada kebocoran di otak,” kata Yusri.

Dari 13 orang yang diamankan, hanya satu tersangka yang ditahan. Sementara 12 tersangka lainnya dititipkan di panti rehabilitasi Cipayung, Jakarta Timur.

Karena perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam dan Undang-undang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun penjara.