Operasi Sikat Jaya 2019, Polisi Amankan Lebih Dari 3.000 Orang

Jakarta, Sayangi.com – Polda Metro Jaya bersama Polres dan Polsek jajaran menggelar operasi Sikat Jaya. Operasi ini digelar selama 14 hari, sejak 12 November hingga 26 November 2019.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan, operasi Sikat Jaya digelar untuk menghadapi pengamanan Natal 2019 dan tahun baru 2020. Fokus operasi ini adalah pelaku kejahatan jalanan, seperti jambret, pemalakan, perampasan, pencurian, dan kelompok geng motor.

“Kami mendapat sebanyak 1.761 kasus dan menangkap sebanyak 3.314 pelaku, dan sebanyak 547 telah dibawa ke Polda Metro Jaya. Kami juga membina sebanyak 2.745 pelaku,” ujar Gatot di Mapolda Metro Jaya, Senin (25/11).

Selain itu, kata Gatot, pihaknya juga turut menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatan. Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, uang tunai sebanyak Rp 83 juta, delapan pucuk senjata api, dan 60 senjata tajam.

“Kami juga mengamankan barang bukti berupa kendaraan roda dua 144 unit, roda empat 12 unit, handphone 203 unit, laptop 20 unit, dan miras sebanyak 898 botol,” jelasnya.

Dalam operasi ini, kata Gatot, Polres Jakarta Selatan menyumbang kasus paling banyak. Polres Jakarta Selatan menyumbang 396 kasus, terkait dengan kasus curat, curas dan juga premanisme.

“Setiap operasi-operasi yang dilakukan kita supaya masyarakat juga nanti ada rasa aman nyaman dan tenang dalam merayakan Natal dan tahun baru ini,” katanya.