DPR Usul BNN Dibubarkan, Arman Depari: Silakan, Kalau Perlu Kremasi Sama Orang-orangnya

Irjen Pol Arman Depari. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Komisi III DPR RI merasa tidak ada terobosan terkait kerja Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam pemberantasan narkoba. Hal tersebut disampaikan Komisi III DPR RI saat rapat kerja dengan BNN, Kamis (21/11) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, BNN telah menjalankan tugas memberantas narkoba sebagaimana mestinya. Karena seperti diketahui, penyalahgunaan narkoba mengancam generasi adalah bahaya nyata bagi generasi muda Indonesia.

“Kalau misalnya BNN saat ini melakukan kegiatan-kegiatan operasi tentunya ini bukan untuk BNN sendiri. BNN itu adalah milik masyarakat, bukan milik perseorangan, bukan milik partai,” ujar Arman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/11).

Arman menjelaskan, BNN didirikan berdasarkan Undang-undang. Sehingga tidak ada alasan BNN untuk tidak bekerja sebaik-baiknya.

“BNN bukan didirikan berdasarkan selera orang tertentu,” katanya.

Jika DPR menganggap BNN tidak memiliki terobosan dalam pemberantasan narkoba, kata Arman, itu merupakan hak DPR. Jika wakil rakyat juga menganggap BNN layak dibubarkan, Arman juga mempersilakan.

“Kalau misal DPR tidak punya upaya lagi, tidak punya solusi untuk BNN, ya dibubarkan, silakan. Kalau perlu dibakar sekalian, kremasi sama orang-orangnya,” tegasnya.

Seperti diketahui, sejumlah anggota Komisi III DPR mengkritik BNN yang dianggap belum maksimal dalam pemberantasan narkoba. Sejumlah opsi muncul terkait nasib BNN, mulai dari evaluasi hingga pembubaran BNN.

Anggota Komisi III DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu meminta BNN memberi terobosan baru dalam pemberantasan narkoba. Jika BNN tidak bisa memberantas narkoba, maka lebih baik dibubarkan saja.

“Kalau tidak ada terobosan, saya minta BNN dievaluasi, dibubarkan saja. Dilebur saja sama kepolisian kalau nggak,” ujar Masinton di komplek Parlemen Senayan, Kamis (21/11).