Enam Orang Diamankan Terkait Dugaan Pengaturan Skor Perses vs Persipasi

Jakarta, Sayangi.com – Satgas Antimafia Bola Polri meringkus enam orang tersangka pengaturan skor pada pertandingan Liga 3 antara Perses Sumedang kontra Persipasi Bekasi. Mereka diduga bertugas mengatur skor, agar salah satu klub promosi ke Liga 2.

Ketua Satgas Anti Mafia Bola, Brigjen Pol Hendro Pandowo mengatakan, pihaknya telah menangkap tiga orang dari pihak manajemen Persipasi Bekasi. Selain itu, pihaknya juga menangkap anggota PSSI bagian perwasitan Asprov PSSI Jabar.

“Beberapa orang yang menjadi perantara juga sudah kita amankan. Semuanya sedang dilakukan pemeriksaan dan sampai saat ini masih dilakukan penahanan,” ujar Hendro di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/11).

Menurut Hendro, pihaknya menyita uang sebesar Rp 12 juta terkait dugaan pengaturan skor. Selain itu, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti lain, seperti kartu ATM dan buku tabungan.

“Dalam kasus ini, menejemen Persipasi yang memiliki ambisi besar untuk memenangkan timnya agar lolos ke Liga 2. Barang bukti yang kita sita ada ATM, lalu ada buku bank juga,” terangnya.

Tim Satgas Antimafia Bola, kata Hendro, bertekad untuk terus membongkar kasus mafia bola. Ia berharap tidak ada lagi kasus seperti ini di sepak bola Indonesia.

“Kami berharap agar tidak ada lagi kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia,” tegasnya.

Atas perbuatannya, para tersangka akan dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 11 Tahun 1980 tentang tindak pidana suap dan atau Pasal 55 KUHP tentang kegiatan turut serta melalukan tindak pidana.

Seperti diketahui, ada dugaan pengaturan skor saat pertandingan antara Perses Sumedang dengan Persipasi Bekasi. Pertandingan ini dihelat di Stadion Ahmad Yani, Sumedang, Rabu (6/11).

Dalam pertandingan tersebut, tim tuan rumah dipaksa takluk dengan skor 2-3 atas Persipasi Bekasi.