Polisi Pulangkan 80 Tersangka Penipuan Daring ke Tiongkok

Jakarta, Sayangi.com – Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan mendeportasi 80 Warga Negara China tersangka penipuan daring. Mereka diamankan Ditreskrimsus dan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di enam lokasi berbeda, Senin (25/11) lalu.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Iwan Kurniawan mengatakan, awalnya pihak kepolisian mengamankan 85 orang WN Tiongkok. Namun hingga saat ini baru 80 WN Tiongkok yang ditetapkan sebagai tersangka.

Iwan menjelaskan, para tersangka akan diproses hukum di negara asalnya. Pasalnya, tindak kriminal dan korban dari sindikat ini berasal dari Tiongkok.

Saat ini, para WN Tiongkok ini akan ditangani oleh Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri. Setelah selasai diproses, nantinya para tersangka akan diserahkan ke pihak imigrasi.

“Sesuai koordinasi kami dengan Divhubinter dan juga imigrasi, direncanakan 80 WNA ini akan kita serahkan ke imigrasi untuk proses lebih lanjut,” ujar Iwan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/11).

Sementara itu, kata Iwan, lima WN Tiongkok yang juga diamankan bersama 80 orang lainnya saat ini masih berstatus saksi. Hal ini karena pihak kepolisian masih mencari bukti keterlibatan mereka.

“Masih kita periksa, karena ada sesuatu terkait dengan alat komunikasi mereka yang terkena hack,” terangnya.

Irwan juga menerangkan, enam warga negara Indonesia yang sempat diamankan bersama 85 WN Tiongkok, sekarang telah dibebaskan. Mereka tidak terbukti terlibat dalam aksi penipuan daring tersebut.

“Mereka dibayar hanya untuk membeli makanan dan mengantar para WNA,” jelasnya.

Meskipun demikian, lanjut Iwan, para WNI yang sempat diamankan masih berstatus saksi. Sehingga suatu saat pihak kepolisian ataupun pihak imigrasi membutuhkan informasi, mereka wajib datang.

“Kami ambil keterangan saksi, atau bisa kami kirimkan, atau seperti apalah. Sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tandasnya.