Jelang Pergantian Tahun, MUI Minta Umat Islam Perbanyak Doa

Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas

Jakarta, Sayangi.com – Tahun 2019 tidak lama lagi berakhir dan akan memasuki tahun 2020. Biasanya, masyarakat Indonesia akan melakukan perayaan menyambut tahun baru.

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meminta kepada umat Islam untuk tidak berlebihan dalam memperingati pergantian tahun. Umat Islam hendaknya menjadikan pergantian tahun dengan merenung dan berdoa.

“Kita berdoa saja di Masjid atau di rumah. Jangan melakukan yang sifatnya pemborosan, apalagi foya-foya,” ujar Anwar dalam keterangan tertulisnya (7/12).

Anwar mempersilakan perayaan tahun baru dilakukan di luar rumah. Namun ia berharap pergantian tahun ini menjadi momentum untuk perbaikan diri, khususnya dalam meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT.

“Silakan saja bagi mereka yang mau merayakan tahun baru ini di luar rumah tapi tetap dilakukan dengan syiar Islam,” katanya.

Anwar berharap umat Islam saat merayakan tahun baru di jalan agar tidak mengganggu orang lain, dan juga tidak anarkis. Itu dilakukan dengan baik dan sopan santun tetap terjaga.

Peringatan pergantian tahun baru, lanjutnya, harus dimaknai sebagai tanda syukur kita kepada Allah SWT. Sebab apa yang kita dapatkan semuanya karena pemberian Allah SWT.

Dalam bidang ekonomi, Anwar juga mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dari resesi ekonomi global. Sehingga tidak berdampak ke kondisi ekonomi Indonesia.

“Sebagai warga tentu juga harus melakukan antisipasi karenanya kita melakukan penghematan, dan kita tidak melakukan pemborosan. Ini mungkin kita memasuki tahun baru 2020 dalam kekhawatiran akan dampak situasi perekonomian global sekarang ini,” pungkasnya.