Medina Zein Klaim Narkoba yang Dikonsumsinya Berasal dari Obat Bipolar

Foto: Sayangi.com/Tri Setyo

Jakarta, Sayangi.com – Ditresnarkoba Polda Metro Jaya akhirnya memutuskan selebgram Medina Zein untuk menjalani rehabilitasi di Lemdikpol, Pasar Jumat, Jakarta Selatan. Pengusaha muda iru rencananya menjalani rehabilitasi selama tiga bulan ke depan.

Sebelum diberangkatkan ke tempat rehabilitasi, Medina meminta maaf kepada seluruh karyawan di perusahaan yang dipimpinnya. Istri dari Lukman Azhari tersebut juga meminta maaf kepada pengikutnya di media sosial, mengingat Medina juga dikenal sebagai influencer.

“Saya mau meminta maaf kepada keluarga, kepada seluruh karyawan saya di perusahaan, kepada followers saya kepada masyarakat Indonesia. Teman-teman juga mungkin kaget dengan pemberitaan ini,” ujar Medina di Mapolda Metro Jaya, Jumat (3/1).

Medina mengaku selama ini dirinya menderita sindrom bipolar. Hal ini juga yang mengharuskannya mengkonsumsi sejumlah obat, yang ditengarai mengandung narkoba.

“Memang ada salah satu obat bipolar yang digunakan oleh saya, tapi izin dokter. Saya itu bipolar Dari 2016, tapi memang genetik. Jadi memang sebelumnya saya juga terkena bipolar,” katanya.

Medina Zein diamankan di salah satu rumah sakit di kawasan Lebak Bulus pada Sabtu (28/12). Saat diamankan, tidak ada barang bukti sabu yang ditemukan dari pelaku. Namun, dari hasil tes urine positif narkoba yang mengandung amfetamin sama metafetamin.

Penangkapan terhadap Medina merupakan pengembangan dari kasus yang menjerat kakak iparnya, Ibra Azhari. Ibra sendiri diamankan di kediamannya pada Minggu (22/12)

Saat rumah Ibra digeledah, polisi menemukan sejumlah barang bukti narkoba di antaranya, sebuah plastik klip berisi serbuk coklat diduga narkoba jenis putau, sebuah plastik klip kecil berisi serbuk putik diduga narkoba jenis sabu, sebuah cangklong, dan dua buah timbangan.