Polisi Periksa Kejiwaan ART yang Aniaya Anak Majikan di Jelambar

Jakarta, Sayangi.com – Seorang bocah berinisial G (7) dianiaya oleh pengasuhnya sendiri, Noviana. Korban dianiaya dengan cara dibekap wajahnya menggunakan wallpaper dan tangannya diikat.

Peristiwa memilukan ini terjadi di rumah ibu korban, Tjeuw Yannir (37) di Jalan Jelambar, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, saat ini pelaku telah diamankan dan ditahan. Bukan hanya itu, Noviana juga menjalani pemeriksaan kejiwaan di RS Polri Kramat Jati.

“Sampe saat ini tersangka masih dilakukan konseling kejiwaan di RS Kramat Jati. Sekitar tiga hari kita rencana untuk mengecek kejiwaan dari yang bersangkutan,” ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jumat (10/1).

Sementara itu, sambung Yusri, polisi juga memeriksa psikologis korban. Hal ini untuk mencegah trauma yang mungkin dialami korban.

“Ini juga untuk mencegah supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkn terhadap anak ini. Karena dia kan sempat dilakukan upaya kekerasan yang dilakukan oleh tersangka,” katanya.

Seperti diketahui, penganiayaan terhadap korban berinisial G (7) bermula saat Noviana merasa kesal. Sehari sebelum kejadian, Noviana tengah menemani majikannya ke sebuah mal.

Saat itu, korban yang berlari-larian dan Noviana merasa kerepotan. Hal itu yang membuat Noviana merasa kesal, lantaran bocah tersebut tetap berlarian.

Kemudian keesokan harinya, Noviana melancarkan aksi jahatnya saat orang tua korban sedang tidak berada di rumah. Dia mengikat tangan korban dan selanjutnya membekap wajah korban memakai wallpaper tembok.

Karena perbuatannya, Noviana dijerat Pasal 44 dan 45 KUHP UU RI tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan atau Pasal 80 UU RI Nomor 35 tahun 2014 perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau Pasal 335 ayat 1 KUHP.