Inggris , Jerman Serta Prancis Himbau Iran Patuh Isi Kesepakatan Nuklir 2015

Foto Politico.eu
Foto Politico.eu

Paris,Sayangi.com– Hari Minggu (12/1) para pemimpin dari Inggris, Prancis, dan Jerman mengeluarkan pernyataan bersama tentang Iran, . Ketiga pemimpin negara tersebut mendesak agar Iran kembali sepenuhnya mematuhi perjanjian nuklir 2015 bersama kekuatan dunia. Lewa statement tersebut, ketiga pemimpin negara maju tersebut mendesak Iran menahan diri dari kekerasan lebih lanjut.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Presiden Prancis Emmanuel Macron, diantaranya menyebutkan “Kami mendesak Iran untuk membalik semua langkah yang tidak konsisten dengan perjanjian dan kembali ke kepatuhan penuh.

“Kami menyerukan Iran untuk menahan diri dari tindakan kekerasan lebih lanjut atau proliferasi; dan kami tetap siap untuk terlibat dengan Iran dalam agenda ini untuk menjaga stabilitas kawasan,” tulis statement tersebut.

Keputusan Iran untuk terus mengurangi komitmennya terhadap kesepakatan nuklir 2015 telah menempatkan kekuatan-kekuatan Eropa dalam posisi yang tidak menentu. Situasi konflik yang meningkat antara Iran dan Amerika Serikat (AS) mendorong negara-negara Eropa untuk mengambil posisi.

Pasca serangan oleh negara Paman Sam yang menewaskan Jendral Qassem Soleimani, Iran mengumumkan akan mulai memperkaya uranium tanpa batasan. Gebrakan tersebut melanggar kesepakatan yang ditandatangani dengan AS, Inggris, Rusia, China, Prancis, dan Jerman.

Saat Presiden As, Donald Trump telah menarik diri dari kesepakatan pada 2018, tiga kekuatan Eropa, yang dikenal sebagai E3, telah mencoba untuk menjaga kesepakatan itu tetap hidup. Akan tetapi Teheran telah secara bertahap menarik komitmen dari kesepakatan tersebut saat  AS mengurangi berbagai keringanan sanksi sejak 2018.

sumber: politico.eu