Korsel Temukan Pasien Coronavirus Pertama

Negara China diserang Virus Wuhan. Foto Al-Jazeera
Negara China diserang Virus Wuhan. Foto Al-Jazeera

Seoul,Sayangi.com- Korea Selatan mengonfirmasi kasus pertama penyakit pneumonia terkait varian baru virus jenis coronavirus. Awalnya virus baru tersebut ditemukan di Kota Wuhan, Tiongkok. Kemunculan perdana di Korsel itu meningkatkan kekhawatiran ‘pneumonia Wuhan’ dapat menyebar di seantero Asia.

Dikutip dari Yonhap, Senin (20/1), otoritas kesehatan Korsel mengatakan seorang perempuan terkonfirmasi positif terjangkit virus usai mengunjungi Kota Wuhan, pekan lalu.Dilaporkan korban saat tiba di Bandara Internasional Incheon, ia mengalami demam, masalah pernapasan, dan gejala lainnya.

Hasil Pemeriksaan mengonfirmasi perempuan tersebut terjangkit penyakit mirip Sindrom Pernapasan Akut atau SARS. Berdasar laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel, perempuan tersebut sudah dibawa dan dirawat di sebuah rumah sakit.

Otoritas China mengatakan varian baru coronavirus ini tidak menular. Namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mengesampingkan kemungkinan terjadinya penularan antar manusia dalam kondisi tertentu.
Selain Tiongkok dan Korsel, virus baru ini dilaporkan juga muncul di Thailand dan Jepang.

Sementara itu, otoritas kesehatan Tiongkok melaporkan penyakit pneumonia misterius ini telah menyebar ke seantero negeri. Dilaporkan penyakit tersebut sudah mencapai kota Beijing. Otoritas setempat mengatakan dua orang yang sempat pergi ke Wuhan tengah dirawat atas keluhan pneumonia. Keduanya dilaporkan berada dalam kondisi stabil.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran mendalam karena jutaan warga Tiongkok mulai melakukan perjalanan pulang kampung di momen liburan Hari Raya Imlek. Beijing juga mengonfirmasi pasien ketiga yang meninggal dunia akibat pneumonia misterius. Jumlah kasus coronavirus di Tiongkok kini mencapai hampir 140.

Varian baru coronavirus ini pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan. Sepanjang akhir pekan kemarin, otoritas Wuhan mencatat ada 136 terduga pasien pneumonia misterius. Dari kota Guangdong, dilaporkan pria berusia 66 tahun dikarantina sejak 11 Januari karena mengalami demam dan gejala lainnya setelah mengunjungi keluarga di Wuhan.

sumber: AFP