Virus Corona Ganjal Wisatawan Tiongkok Masuki Korut

Pyongyang menjadi destinasi wisata warga Tiongkok. Foto Wasington Examiner
Pyongyang menjadi destinasi wisata warga Tiongkok. Foto Wasington Examiner

Pyongyang, Sayangi.com- Untuk sementara waktu Korut melarang turis asing memasuki negara itu karena penyebaran virus korona yang mematikan. Sebagian besar wisatawan ke Korea Utara berasal dari Tiongkok, pendukung utama Pyongyang.

Perusahaan perjalanan petualangan yang berbasis di Tiongkok Young Pioneer Tours, menulis pernyataan bahwa mulai Rabu (22/1) menyatakan Korea Utara untuk sementara waktu menutup perbatasannya dengan semua turis asing.

Sikap ini sebagai langkah pencegahan terhadap virus,. Virus Korona yang ditemukan di kota Wuhandengan cepat menyebar  ke berbagai daerah bahkan negara. Tercatat hingga Senin (20/1), jumlah kasus virus korona mencapai 291 jiwa.

“Saya telah mengkonfirmasi bahwa pemerintah Korea Utara untuk sementara waktu akan menangguhkan semua turis asing memasuki Korea Utara. Kondisi ini akan diberlakukan sampai mereka merasa virus korona terkendali dengan baik,” kata Rowan Beard dari Young Pioneer Tours.

Rincian lebih lanjut belum dikonfirmasi oleh mitra perjalanan perusahaan di Korea Utara, kata pernyataan Young Pioneer Tours. Seorang manajer di perusahaan wisata asing lain mengatakan mereka juga telah diberitahu tentang kebijakan tersebut.

Awalnya Korea Utara  berharap bakal mendapatkan pendapatan cukup besar di sektor pariwisata, karena liburan Imlek. Tahun-tahun sebelumnya, setiap liburan Imlek banyak wisatawan Tiongkok berwisata ke Korea Utara.

Kunjungan wisata manca negara ke Korut,negara ini diperkirakan memperoleh pendapatan jutaan dolar terutama dari aliran wisatawan warga Tiongkok. Namun saat ini Rute penerbangan dari Pyongyang ke Wuhan ditiadakan.

Sekarang ini  kawasan Asia tengah siaga dengan adanya kasus virus korona yang cukup cepat menyebar. Dan menjelang Imlek, jutaan wisatawan asal Tiongkok akan berlibur ke luar negeri dalam minggu ini. Namun kasus korona ini menyebabkan banyak negara mengambil sikap terhadap wisatawan asal Tiongkok.

sumber: AFP