Polisi Sita 1,3 Ton Ganja Siap Edar, Satu Tersangka Ditembak

Jakarta, Sayangi.com – Polda Metro Jaya bersama Polres jajaran berhasil mengungkap kasus peredaran 1,343 ton narkoba jenis ganja. Pengungkapan tersebut berasal dari sejumlah kasus selama bulan Desember 2019 hingga Januari 2020.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, ada 19 orang tersangka yang berhasil diamankan. Salah seorang tersangka terpaksa ditembak karena mencoba melawan petugas.

“Satu pelaku terpaksa kami lakukan tindakan tegas dan terukur karena mencoba melawan,” ujar Nana di Mapolda Metro Jaya, Rabu (22/1).

Sitaan ganja tersebut, kata Nana, berasal dari Polres Metro Jakarta Barat, Polres Metro Jakarta Selatan, Polres Kota Depok dan Polres Metro Bekasi Kota. Rencananya barang haram tersebut akan diedarkan di Jakarta dan sekitarnya.

“Tersangka akan mengedarkan ganja tersebut di wilayah Polda Metro. Berdasarkan informasi kami menyita barang bukti dengan total 1,343 ton ganja,” jelasnya.

Dari Hasil pengungkapan tersebut, kata Nana, pihaknya melakukan pengembangan hingga ke wilayah Naufan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Di wilayah tersebut kembali menyita 254 kilogram.

“Kami juga mendapat info ada ladang ganja seluas lima hektar dari desa Banjarlancat, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara,” terangnya.

Lebih jauh Nana mengatakan, dari lima hektar ladang tersebut ditaksir dapat menghasilkan 60 ton ganja siap pakai. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk sama-sama memerangi narkoba.

“Saat ini indonesia masih dalam darurat narkoba, katakan tidak untuk narkoba. Mari bersama perangi narkoba,” tukasnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 114, Pasal 132, Pasal 112, Pasal 132 Undang Undang RI Nomor 35 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati.