Spanduk Provokatif Tolak Pendirian Bioskop, Polisi Tangkap Satu Tersangka

Jakarta, Sayangi.com – Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap satu tersangka pembuat dan pemasang spanduk bernada provokatif, berinisial AMS (58). Dalam spanduk tersebut, ia mengajak warga untuk mengikuti aksi demo menolak pendirian bioskop di dekat Masjid PGC.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, spanduk yang dibuat dan didesain tersangka sempat viral di media sosial. Dalam spanduk tersebut, tersangka mengatasnamakan organisasi massa GOIB (Gerakan Ormas Islam Betawi).

“Yang bersangkutan berhasil diamankan tadi malam, di rumahnya di Kampung Kramat Jati, Jakarta Timur,” ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (23/1).

Sementara, kata Yusri, spanduk yang dibentangkan tersangka telah dicabut oleh Polri bersama dengan TNI. Pasalnya dikhawatirkan spanduk tersebut dapat memacu konflik SARA di Ibu Kota.

“Jangan sampai masalah ini lari ke perkara SARA. Karena kita tahu suasana Ibu Kota saat ini masih kondusif, jangan sampai ternoda karena masalah ini,” katanya.

Saat ditanya terkait kemungkinan akan muncul tersangka lain dalam kasus ini, Yusri belum dapat memastikan. Pasalnya pihak kepolisian masih mendalami kasus ini.

“Semua masih terbuka, semua masih kita dalami,” katanya.

Karena perbuatannya, lanjut Yusri, tersangka dijerat dengan pasal berlapis, masing-masing adalah Pasal 165 KUHP dan Pasal 55. Kemudian UU RI nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis yang tertuang di Pasal 16 Junto Pasal 4 huruf b.

“Ancaman hukumannya sekitar 5 tahun penjara dan denda Rp 500 juta,” tandasnya.