Peneliti Menemukan Ular Weling Penghasil Virus Corona

Foto Picuki
Foto Picuki

Beijing,Sayangi.com- Virus Corona telah menyebabkan korban jiwa di Tiongkok dan mulai menyebar ke seluruh dunia. Para peneliti China telah mengidentifikasi protein utama yang krusial bagi Virus Corona dalam menjangkiti manusia.

Dalam penelitian terbaru, mereka menemukan Ular weling dan kobra China diduga sebagai sumber asli dari Virus Corona yang baru ditemukan. Virus ini telah memicu wabah penyakit pernapasan yang mematikan di Tiongkok pada musim dingin 2020.

Ular weling atau Bungarus Multicinctus adalah spesies ular elapid yang sangat berbisa. Reptil ini umumnya ditemukan di sebagian besar China tengah dan selatan, serta Asia Tenggara.

Sejauh ini, enam rangkaian lengkap dari genom virus bernama 2019-nCoV telah dirilis. Meski begitu, asal mula dan mekanisme penularan 2019-nCoV ini masih belum jelas, sebagaimana diungkapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Penyakit akibat Virus Corona ini pertama kali dilaporkan pada akhir Desember 2019 di Wuhan, sebuah kota besar di China tengah, dan telah menyebar dengan cepat. Sejak itu, wabah itu berkembang. Para pelancong yang sakit dari Wuhan telah menginfeksi orang-orang di China dan negara-negara lain, termasuk Amerika Serikat.

Nama virus Corona berasal dari bentuknya, yang menyerupai mahkota atau korona matahari ketika dicitrakan menggunakan mikroskop elektron.

Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID) menyebut virus Corona  ditularkan melalui udara. Jenis virus Cororna terutama menginfeksi saluran pernapasan atas dan saluran pencernaan mamalia dan burung.

Akan tetapi sebagian besar anggota keluarga Corona virus hanya menyebabkan gejala mirip flu ringan selama infeksi. Namun Virus Corona terbaru jebis SARS-CoV dan MERS-CoV dapat menginfeksi saluran udara bagian atas dan bawah.  Dan virus tersebut dapat serta menyebabkan penyakit pernapasan parah dan komplikasi lain pada manusia.

Orang yang terinfeksi dengan virus korona ini menderita respons peradangan yang parah. Sayangnya, tidak ada vaksin atau pengobatan antivirus yang disetujui tersedia untuk infeksi Coronavirus. Pemahaman yang lebih baik tentang siklus hidup 2019-nCoV, termasuk sumber virus, bagaimana penularannya dan bagaimana replikasi diperlukan untuk mencegah dan mengobati penyakit.

sumber:xinjua