Jelang Piala Dunia U-20, Polri Perpanjang Tugas Satgas Anti Mafia Bola

Jakarta, Sayangi.com – Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memutuskan memperpanjang tugas Satgas Anti Mafia Bola jilid III. Satgas ini dipimpin oleh Karo Provos Polri Brigjen Pol Hendro Pandowo.

“Belum lama ini, tim menghadap Kapolri untuk menyampaikan masa berakhirnya tugas Satgas jilid II, sekaligus melaporkan keberhasilan capain selama tugas 6 bulan terakhir. Jawaban Kapolri sungguh mengejutkan, karena diminta melanjutkan jilid III,” ujar Hendro di Mapolda Metro Jaya, Jumat (24/1).

Hendro menjelaskan, tugas Satgas Anti Mafia Bola jilid III akan semakin berat karena memantau Liga 1, 2 dan 3 yang berada di 13 wilayah pertandingan. Selain itu, Satgas juga akan memantau Piala Dunia U-20 tahun 2021, yang akan digelar di Indonesia.

Dengan adanya pemantauan, diharapkan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kasus penyuapan dan pengaturan skor. Pasalnya hal ini dapat mencoreng nama Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia U-20.

Satgas Anti Mafia Bola Jilid III, sambung Hendro, dilanjutkan guna memastikan persepakbolaan di Indonesia bebas dari suap. Terlebih sejumlah kasus yang diungkap oleh tim Satgas Anti Mafia Jilid I dan II masih ada yang belum selesai.

“Sehingga diharapkan kedepan persepakbolaan Indonesia akan semakin membaik serta berjalan tanpa ada pengaturan skor maupun suap,” katanya.

Seperti diketahui, Satgas Anti Mafia Bola telah menyeret sejumlah tersangka, salah satunya ialah mantan Ketua Umum PSSI Joko Driyono. Pria yang karib disapa Jokdri ini ditetapkan sebagai tersangka kasus pengrusakan barang bukti, terkait kasus pengaturan skor.