Waspadai Penyebaran Virus Corona Makin Tak Terbendung

Ketua Dewan Pertimbangan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban saat memberikan penjelasan terkait virus corona di Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Beijing,Sayangi.com- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengimbau masyarakat untuk waspada terutama bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernapas agar segera mencari pertolongan ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan, virus novel coronavirus (nCoV) atau Pneumonia Wuhan tergolong baru.

Di China, Presiden China Xi Jinping kemarin menggelar rapat penting bersama pejabat Partai Komunis China dan menegaskan bahwa Beijing menghadapi “situasi mengerikan”.“ Penyebaran virus mematikan itu sangat cepat,” katany

Dilaporkan Virus korona yang ditemukan di kota Wuhan dengan cepat mewabah ke berbagai negara hingga kini belum juga mampu dikendalikan. Otoritas China mengakui kemampuan penularan virus ini menunjukkan tanda semakin kuat.

Indikasi ini antara lain dengan begitu cepatnya penyebaran virus ini di beberapa kota China dan mewabah ke negara lain. Seseorang juga bisa terjangkit tanpa mengalami gejala terlebih dahulu. Di negara China data menunjukan 2504  orang terinfeksi. Dan data juga menunjukan sebanyak 80 orang lainya meninggal dunia.

Semakin bahayanya sebaran virus ini membuat beberapa negara akan mengevakuasi warganya dari Wuhan yang menjadi pusat wabah virus ini. Di China, Presiden China Xi Jinping kemarin menggelar rapat penting bersama pejabat Partai Komunis China. Pemerintah China menegaskan bahwa Beijing menghadapi “situasi mengerikan”.“ Penyebaran virus mematikan itu sangat cepat,” katanya.

Otoritas kesehatan di seluruh China berjuang untuk mencegah pandemi tersebut secara bersamaan. “Kita telah melakukan langkah untuk mengatasi wabah yang sangat cepat,” tandas Xi.

Menteri Komisi Kesehatan Nasional China Ma Xiaowei kemarin menegaskan berdasarkan laporan klinis, kemampuan penularan virus korona yang menyebabkan wabah semakin kuat menjelaskan. Ma menguraikan masa inkubasi virus korona antara satu hingga 14 hari. Virus itu menyerang selama proses inkubasi tersebut.

sumber : Reuters