Kapolri Paparkan Perkembangan Kasus Novel Hingga Kondensat Saat Raker Dengan Komisi III DPR

Jakarta, Sayangi.com – Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memaparkan perkembangan penanganan beberapa kasus yang tengah ditangani Polri, dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Kamis (30/1). Kasus tersebut antara lain kasus Novel Baswedan, investasi bodong MeMiles, kasus Taman Sari dan kasus kondensat.

Terkait kasus penyiraman air keras  Novel Baswedan, Idham menegaskan telah mengamankan dua pelakunya. Saat ini kedua pelaku yang merupakan anggota Polri aktif tersebut tengah mendekam di Rutan.

“Penyerangan kepada saudara Novel Baswedan dengan menangkap dan menahan dua tersangka yaitu Rahmat Kadir dan Ronny Bugis dan saat ini Polda Metro bersama Bareskrim telah mengajukan berkasnya tahap satu di JPU,” ujar Idham di kompleks Parlemen Senayan.

Idham juga memaparkan soal investasi bodong MeMiles yang membuat publik geger. Saat ini Polda Jawa Timur masih menangani kasus tersebut.

“Polda Jatim telah berhasil mengungkap kasus investigasi ilegal PT Kam and Kam, yang menerapkan sistem piramida menggunakan aplikasi MeMiles dengan menangkap dan menahan lima orang tersangka,” paparnya.

Sementara untuk perkembangan kasus Tamansari Bandung, Idham mengklaim kasus tersebut telah selesai ditangani polisi.

“Kasus Tamansari Bandung, tadinya kami akan hadirkan Kapolda Jawa Barat,nnamun masalah Tamasari sudah selesai dengan Tim Komisi III yang berangkat ke sana,” ungkapnya.

Terakhir, Kapolri Idham Azis memaparkan perkembangan kasus kondensat. Ia mengatakan pihaknya telah menetapkan tiga tersangka yakni Raden Priyono, Honggo dan Joko Harsono.

“Tersangka Honggo, Raden Priyono dan Joko Harsono perkembangan kasusnya juga sudah berjalan. Kemudian tahap dua belum terlaksana karena JPU meminta agar tiga orang tersangka diserahkan bersamaan, sedangkan tersangka Honggo masih belum diketahui keberadannya,” pungkasnya.