Partai Demokrat Berikan Pemaparan Terakhir Soal Pemakzulan Trump

Meme Robot Presiden AS Donald Trump. Foto SCMP
Meme Robot Presiden AS Donald Trump. Foto SCMP

Washington,Sayangi.com- Jaksa Penuntut Pemakzulan Donald Trump dari Partai Demokrat Adam Schiff menutup rangkaian argumennya pada Senin (3/2)dengan kalimat presiden Trump telah menyalahgunakan kekuasaan.

Proses pemakzulan Trump telah dimulai pada 18 Desember 2019 oleh Dewan Perwakilan. Presiden Trump diduga menyalahgunakan kekuasaan, dengan cara sengaja menahan bantuan pertahanan untuk Ukraina sebesar US$391 juta pada Juli hingga September 2019.

Dihadapan Senat Schiff Senin (3/2) memaparkan Anda tak bisa mempercayai presiden Trump melakukan hal yang benar. Trump tak akan berubah dan Anda semua mengetahuinya,”ujarnya.

“Sejarah tidak akan berbaik hati kepada Donald Trump,” imbuh Adam seraya mengajak para senator untuk mendukungnya.

Anggota Dewan dari daerah pilihan California ini menyebut 100 senator yang akan memutuskan nasib Trump telah mendapat ‘obat penyembuh’ yang diberikan oleh para pendiri negara.

Para pendiri Negara telah memberi kalian obatnya dari mereka sungguh menginginkan kalian menggunakannya. Sekarang tegakkanlah keadilan seadil-adilnya,” imbuh Adam.

Dilaporkan Senat akan melakukan pemungutan suara pada Rabu mendatang atas tuduhan menyalahgunakan kekuasaan dan merintangi kerja Kongres yang dilakukan Trump

Partai Republik yang menaungi Trump menguasai 53 kursi di Senat. Angka tersebut lebih banyak dari Partai Demokrat yang memiliki 47 kursi. Namun untuk melengserkan Trump cukup dibutuhkan persetujuan dari 2/3 atau 67 senator.

sumber: washington post