Virus Corona Timbulkan Perawat Hong Kong Mogok Kerja

Serikat Pekerja Rumah Sakit Hongkong mogok kerja. Foto Line Today
Serikat Pekerja Rumah Sakit Hongkong mogok kerja. Foto Line Today

Hongkong,Sayangi.com- Serikat karyawan rumah sakit Hong Kong melanjutkan aksi mogok massal. Sikap ini dipicu lantaran otoritas Hongkong tidak menghiraukan tuntutan merka agar menutup seluruh perbatasan dan melarang warga China datang karena. Serikat karyawan tersebut khawatir wabah virus corona bisa meluas.

Para tenaga medis yang ikut mogok kerja meliputi dokter jaga dan petugas ruang gawat darurat. Padahal pada Senin kemarin, serikat pekerja kesehatan mengimbau mereka yang boleh mengikuti aksi tersebut hanya yang tidak bertugas di UGD.

Menurut juru bicara serikat, Winnie Yu, mereka juga mendesak pemerintah Hong Kong memastikan ketersediaan masker. Mereka juga menunutu Pemerintah Hongkong, mendirikan ruang isolasi dan menjamin pasokan logistik dan obat bagi para perawat. Dan otoritas Hongkong harus menyelidiki kasus kaburnya pasien yang diduga mengidap virus corona.

Winnie Yu menyatakan keputusan Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, yang masih membuka sejumlah perlintasan dengan China daratan membuat mereka semakin khawatir virus itu akan menyebar di sana. Wabah virus corona dilaporkan telah menelan satu korban jiwa di Hong Kong.

Namun Carrie Lam menyatakan telah menutup pos perbatasan dengan China di Lo Wu. Lam juga mengatakan telah menutup Lok Ma Chau serta pelabuhan kapal feri Hong Kong-Makau.

Namun, pemerintah Hongkong memutuskan tetap membuka bandara internasional, perbatasan Teluk Shenzhen. Dan embatan yang menghubungkan Hong Kong dan kota Zhuhai masih tetap dibuka.

sumber: Line Today