Kecanggihan Jet Su-35 Besutan Rusia Yang Ingin Indonesia Beli

Lyudmilla Georgievna Vorobleva Duta Besar Rusia untuk Indonesia. Foto CNN
Lyudmilla Georgievna Vorobleva Duta Besar Rusia untuk Indonesia. Foto CNN

Jakarta, Sayangi.com- Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva, dan Indonesia masih memproses kontrak pembelian 11 jet tempur Sukhoi Su-35. Proses tersebut telah berjalan selama dua tahun terakhir.

Vorobieva, mengatakan Indonesia tak akan rugi jika memiliki Su-35 lantaran kecanggihan teknologi pertahanan yang dimiliki pesawat perang itu. Menurutnya, kemampuan bertempur Su-35 tak perlu lagi dipertanyakan lantaran telah digunakan militer Rusia selama operasi di Suriah. Su-35 merupakan pembaruan dari Su-27.

Jet tempur bermesin ganda itu pertama kali dikerahkan Rusia pada Januari 2016 ke Suriah. Saat itu, Rusia mengerahkan empat Su-35 ke pangkalan udara Khmeimim untuk membantu misi memberangus pemberontak anti-pemerintah Suriah dan kelompok teroris seperti ISIS.

“Dan sejauh ini, kami cukup sukses dalam menjalankan misi itu,” kata Vorobieva. Jet Su-35 Jet memiliki panjang sayap 15,3 meter. Jet ini merupakan pesawat perang multifungsi yang dapat menjelajah langit dengan kecepatan supersonic.

Su-35 mampu mengangkasa dengan kecepatan maksimum hingga 2.390 kilometer per jam. Peralatan militer itu dilengkapi beberapa persenjataan termasuk misil. Su-35 juga telah dimiliki China, India, Algeria, India, Turki, hingga Mesir.

Rencana Indonesia membeli 11 Su-35 ini sudah berlangsung sejak sekitar dua tahun terakhir. Kontrak pembelian belasan jet senilai Rp16,75 triliun itu diteken kedua negara sekitar Februari 2018 lalu.Namun, hingga kini kontrak pembelian belasan pesawat itu tak kunjung jelas.

Diplomat perempuan yang pernah bertugas di Laos dan Vietnam itu juga mengklaim Rusia merupakan satu-satunya negara yang memiliki sistem persenjataan hypersonic tercanggih, bahkan mengalahkan Amerika Serikat sebagai kekuatan militer terbesar di dunia.

Lebih lanjut, Vorobieva mengatakan Indonesia tidak akan merugi jika membeli persenjataan dari Rusia, termasuk Sukhoi. Sebab, ia mengklaim industri pertahanan Rusia selama ini terus berkembang aktif dan konsisten menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

sumber:cnn news