Akan Diedarkan Saat Valentine, Puluhan Ribu Pil Happy Five Disita Polisi

Polisi menunjukkan barang bukti happy five di Mapolda Metro Jaya, Kamis (6/2/2020). (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkoba jenis happy five. Dalam kasus ini, polisi berhasil menyita puluhan ribu pil happy five.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, rencananya barang haram tersebut akan diedarkan pada hari Valentine 14 Februari mendatang. Dalam kasus ini polisi turut menangkap seorang tersangka.

“Satu tersangka yang berhasil kami tangkap adalah E dan menyita total 38.400 butir pil happy five,” ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (6/2).

Pengungkapan kasus ini, sambung Yusri, berawal dari laporan masyarakat terkait adanya kiriman narkoba dari Taiwan dengan dibungkus dalam permen buatan Inggris. Berbekal laporan tersebut polisi melakukan penyelidikan.

“Setelah kami selidiki kami berhasil menangkap E. Namun saat dilakukan penggeledahan kami tak menemukan barang bukti,” katanya.

Kemudian, lanjut Yusri, polisi bergerak ke rumah E di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Dari rumah tersebut, polisi menemukan 32 bungkus besar, di mana dalam tiap bungkus berisi 40 bungkus kecil permen.

“Di dalam tiap bungkus kecil tersebut berisi 30 butir pil happy five,” terangnya.

Sementara itu, Kanit 5 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Budi mengatakan, pelaku mengaku hanya sebagai pengirim dan menerima upah senilai Rp 50 juta untuk dua kali pengiriman. Dari total barang bukti yang berhasil diamankan, ditaksir nilainya mencapai Rp 19,2 miliar.

“Efek dari mengkonsumsi pil tersebut adalah sebagai penenang dan penggunanya menjadi bahagia makanya disebut happy five. Namun efek negatifnya akan menurunkan daya ingat dan ketergantungan,” kata Budi.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 62 Undang-undang Psikotropika, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.