Badai Dingin Ciara Serang Eropa Utara

Ilustrasi Badai Ciara yang menghantam wilayah Eropa Utara. Foto AP
Ilustrasi Badai Ciara yang menghantam wilayah Eropa Utara. Foto AP

Jakarta,Sayangi.com- Badai Ciara telah ditetapkan sebagai salah satu badai paling ganas di Eropa utara dalam beberapa tahun. Badai ini telah menewaskan sedikitnya lima orang, mengakibatkan jalan-jalan tergenang banjir dan putusnya aliran listrik di beberapa daerah.

Hari Senin, berbagai surat kabar Inggris dan Kantor Badan Cuaca Nasional menggambarkan Ciara sebagai “badai abad ini. Hal ini karena karena skala kehancuran yang disebabkan oleh badai Ciara.

Alex Burkill, ahli meteorologi di Kantor badan cuaca nasional Inggris mengatakan “Sementara Badai Ciara mereda, itu tidak berarti kita memasuki periode cuaca yang lebih tenang,” “Badai salju sangat mungkin bisa terjadi lagi,” tambahnya.

Badai musim dingin yang kuat telah menerjang Inggris dengan kekuatan topan dan hujan lebat bergerak ke arah timur, Senin (10/2). Badai ini menyebabkan gangguan perjalanan yang parah serta serangkaian peringatan banjir, karena air sungai yang meluap atau hampir meluap.

Ada berbagai laporan mengenai korban tewas di wilayah Eropa utara terkait langsung dengan badai Carina. Seorang pengemudi di bagian barat daya Republik Ceko tewas setelah mobilnya ditimpa pohon tumbang. Kejadian serupa juga menewaskan seorang lelaki di Slovenia, Senin pagi (10/2).

Dari Swedia dilaporkan seorang lelaki tenggelam Minggu malam (9/2). Perahu yang ditumpangi korban dan satu orang lainnya di Danau Fegen dihantam badai Carina. Korban hanyut ke pinggiran danau dan meninggal kemudian. Satu orang lainnya belum ditemukan, tulis surat kabar Aftonbladet.

Inggris juga terimbas badai Carin pada hari Minggu (9/2). Lantaran badai ini listrik padam di lebih dari 20 ribu rumah selama satu malam. Setelah Badai Ciara berlalu, banyak daerah di Inggris yang tersapu banjir setelah curah hujan satu setengah bulan jatuh dalam waktu 24 jam.

Sebanyak 180 peringatan banjir diberlakukan di berbagai penjuru negara itu. Sungai Irwell meluap di kawasan barat laut Inggris dan warga di sana diungsikan.

Di kota Hawick, Skotlandia, yang berbatasan dengan Inggris, sebuah penginapan dan bistro ambruk ke arah Sungai Teviot pada hari Minggu (9/2). Tak seorang pun yang cedera dalam peristiwa ini.

Di Austria utara 35.000 rumah tangga tanpa listrik. Hari Senin, 90.000 rumah di Perancis juga dilaporkan tanpa listrik.

Banjir juga mengganggu lalu lintas di Luksemburg dan Belgia. Badai Ciara memaksa pembatalan ratusan penerbangan di seluruh Jerman dan Belanda. Layanan kereta api dan feri juga terimbas di Jerman, Inggris, dan Prancis.

sumber: VOA