Investor Uni Emirat Arab Bidik Millenial Benua Afrika

Menteri Negara Urusan Kerja Sama Internasional Uni Emirat Arab,Reem binti Ibrahim Al-Hashemi. Foto Istimewa
Menteri Negara Urusan Kerja Sama Internasional Uni Emirat Arab,Reem binti Ibrahim Al-Hashemi. Foto Istimewa

Dubai,Sayangi.com- Uni Emirat Arab (UEA) bakal menggelar konsorsium untuk berinvestasi di benua Afrika. Langkah tersebut merupakan inisiatif baru dengan komitmen investasi senilai 500 juta dolar AS.

Investasi tersebut bertujuan memberikan kontribusi dalam mewujudkan visi pembangunan yang dipercepat untuk Afrika baru. Kebijakan ini diharapkan lebih terhubung dan memberdayakan dengan dipimpin oleh kalangan muda. Dan Uni Afrika (UA) dalam hal ini telah mengumumkan adanya pergelaran ini.

Direktur Eksekutif Expo 2020 Dubai, yang juga Menteri Negara Urusan Kerja Sama Internasional Reem binti Ibrahim Al-Hashemi, telah meyakinkan perwakilan negara-negara anggota UA.

Al-Hashemi  menggarisbawahi  bahwa konsorsium ini akan bekerja untuk membangun sumber daya manusia di benua Afrika dalam jangka panjang.Melalui release yang dikirim ke awak media al-Hashemi menuliskan Konsorsium ini juga meliputi dua aspek  prioritas iaitu  transformasi digital dan kaum muda.

Isi release al- Hashemi juga  menjelaskan konsorsium ini akan mengoordinasikan komitmen pemerintah dan sektor swasta UEA terhadap Afrika. Konsorsium besutan UEA ini juga bakal menggabungkan semangat kemajuan dan sumber daya dalam satu entitas tunggal.

Hal ini bertujuan mendukung pengembangan dan investasi. Dikatakan kebijakan ini juga sebagai  upaya mewujudkan visi masa depan yang lebih optimis untuk Afrika dan oleh warga Afrika itu sendiri.

Sebagai donatur atau penyedia pinjaman lunak, UEA sangat menyadari bahwa nilai sebenarnya terletak dalam upaya membangun sumber daya manusia dalam jangka panjang,” tulis al-Hashemi.

Kerajaan UEA berkomitmen untuk membantu menciptakan sistem yang dapat mengembangkan start up, para pemilik proyek memaksimalkan potensi, dan kaum muda dapat merancang masa depan dengan optimistis. “Di mana nantinya kaum muda yang mewujudkan masa depannya sendiri,” ujar Al-Hashemi.

Menurut al-Hashemi fokus pada transformasi digital dan pemuda akan memastikan bahwa pemuda dan kompetensi dapat merangkul peluang yang ditawarkan di masa depan. Hal itu bukanlah dianggap sebagai beban.

“UEA telah menjadi mitra aktif di benua Afrika selama 49 tahun. Selama itu UEA menginvestasikan miliaran dolar selama periode itu. Pada 2016, Dubai menjadi investor terbesar kedua di Afrika. Negara Jazirah Arab ini telah memberikan dukungan kepada berbagai proyek termasuk jalan, jembatan, pelabuhan, sekolah, klinik, dan rumah sakit.

“Konsorsium untuk Afrika akan memastikan dukungan yang lebih terintegrasi, fleksibel, dan berpengaruh di masa depan,” tegas Al-Hashemi dalam pidatonya.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah World Expo selama 169 tahun, setiap negara akan berpartisipasi dalam pavilion yang independen. Dan expo kali ini mencatat  rekor peserta terbanyak, dengan diikuti 192 negara.  Expo 2020 Dubai diharapkan akan dihadiri oleh 25 juta pengunjung. Expo Dubai kali ini juga  merupakan ajang pameran internasional pertama yang diadakan di Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan.

Reem binti Ibrahim Al-Hashemi juga memuji keikutsertaan UA dalam Expo 2020 Dubai yang merupakan partisipasi pertama UA dalam World Expo. Di sana, sejarah Afrika yang kaya dan pencapaiannya akan ditampilkan di paviliun UA.

sumber: Al-Jazeera