Juru Bicara Militer Teheran Sebut Negara Zionis Bakal Hilang Dari Peredaran

Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi juru bicara militer Iran. Foto Pars Today
Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi juru bicara militer Iran. Foto Pars Today

Teheran,Sayangi.com- Manakala Iran merayakan peringatan ke-41 Revolusi Islam Iran pada Selasa lalu,Juru bicara militer Iran Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi mengancam Israel. Ucapan Jendral Shekarchi saat itu menyebut negara Zionis akan hilang dari permukaan bumi.Humas Militer tersebut berbicara dengan penuh semangat tentang bagaimana perlawanan Iran menghadapi AS dan Israel.

Abolfazl Shekarchi membahas serangan rudal Iran di pangkalan Ayn al-Assad di Irak, di mana hingga seratus tentara AS sekarang menderita cedera otak traumatis. Dia mengatakan itu mewakili kemampuan Iran untuk mengalahkan musuh.

Kemudian, Shekarchi berbicara tentang pasukan perlawanan pro Iran, termasuk Hizbullah, Kataib Hizbullah di Irak, Hamas dan lainnya. Rezim Zionis akan segera menghilang,” ujarnya.

Ancaman verbal Iran semakin gencar setelah proposal perdamaian Donald Trump diumumkan.  Presiden AS  Trump megklaim rencana tawarnnya sebagai “Kesepakatan Abad ini”.

Senada dengan Shekarchi,Juru bicara lain angkatan bersenjata Iran menyatakan, saat ini Iran dalam keadaan perang dengan musuh. JUru bicara ini menambahkan kita harus cerdas memilih mereka yang akan mengurus parlemen. Dan kita akan mengirim orang ke parlemen yang bersedia menjadi syahid.”  Iran dijadwalkan akan menggelar pemilihan parlemen pada 21 Februari.

Retorika Iran melawan Israel bukanlah hal baru. Dan Teheran menekankan daftar faksi perlawanan adalah bagian dari pandangan Iran. Teheran semakin melihat Hezbollah, milisi Syiah di Irak dan kelompok-kelompok Palestina seperti Hamas sebagai semua bagian dari kekuatan yang sama.

Iran percaya  diri sebagai pemimpin besar dari sejumlah milisi di seluruh Timur Tengah. Seperti diketahui milisi Timur Tengah semuanya bersatu melawan AS, Israel, Arab Saudi dan beberapa negara lain.

Dilaporkan pemimpin baru Pasukan Quds Garda Revolusi Iran, Esmail Qaani, pada awal Februari menelepon pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan pemimpin Jihad Islam Ziad Nakhaleh. Lewat percakapan telpon Qaani menekankan dukungan Iran menentang tawaran Trump.

sumber: Jerusalem Post