Polisi Ungkap Kelompok Pembuat Kosmetik Ilegal, Tiga Tersangka Ditangkap

Jakarta, Sayangi.com – Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap kelompok pembuat kosmetik ilegal di Kampung Jati Jajar, Tapos, Depok, Jawa Barat. Dalam kasus ini polisi menangkap tiga tersangka berinisial MF, S dan seorang wanita berinisial NK.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kelompok ini beroperasi sejak tahun 2015 lalu. Ketiga tersangka memiliki peran yang berbeda-beda, sesuai keahlian dari masing-masing tersangka.

“Tersangka berinisial NK berperan membeli bahan baku, karena yang bersangkutan memang lulusan universitas fakultas kimia, dan tahun 2005 pernah kerja di perusahaan kosmetik resmi. MF lulusan sekolah menengah farmasi juga pernah bekerja sebagai pegawai perusahaan kosmetik, dia yang memproduksi karena tahu formulasi kosmetik,” ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/2).

Sementara, lanjut Yusri, tersangka S bertugas untuk memasarkan dan mengantar produk kosmetik ilegal. Modal awal dari usaha rumahan ini berasal dari tiga tersangka.

“Mereka melempar produknya ke sejumlah toko kosmetik. Konsumen mereka juga bermacam-macam, bahkan ada juga dokter kulit,” katanya.

Kendati memulai usaha sejak tahun 2015, namun kata Yusri, kelompok ini mulai mendapatkan banyak pelanggan sejak 2019. Omzet yang dihasilkan kelompok ini juga tidak sedikit, mencapai ratusan juta rupiah tiap bulannya.

“Keuntungan kotor yang didapat kelompok ini mencapai Rp 200 hingga 250 juta tiap bukannya. Atau kalau dihitung setiap harinya, keuntungan mencapai Rp 6 juta,” jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 196 juncto Pasal 106 Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.