Polisi Ungkap Dua Sindikat Curanmor, Lima Tersangka Ditangkap

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus

Jakarta, Sayangi.com – Polisi meringkus dua kelompok sindikat pencurian motor yang kerap beraksi di kawasan Bekasi dan Jakarta Timur. Dalam melakukan aksinya, mereka kerap menggunakan senjata jenis airsoft gun.

“Kasus curanmor pertama, pada hari Sabtu (8/2) kita berhasil amankan tiga orang pelaku yang biasa beraksi di kawasan Bekasi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/2).

Kelompok pertama ini, sambung Yusri, biasa mengincar sepeda motor yang terparkir di halaman rumah atau ruko. Total tiga tersangka yang tergabung dalam sindikat ini, yakni berinisial A, DR dan RS.

“Targetnya adalah rumah-rumah kontrakan yang meletakan motor di depan rumah, dengan kunci letter T. Mereka beraksi dengan perannya masing-masing, ada yang pengawas, joki dan eksekusi,” katanya.

Diketahui tersangka A dan DR merupakan residivis dalam kasus yang sama. Saat akan ditangkap mereka mencoba melawan, terpaksa petugas menembak kaki tersangka.

“Kelompok yang curanmor pertama itu saat ditangkap itu ada air soft gun ini kita temukan di tersangka A. Kalau dilihat seseorang ini yang mereka keluarkan untuk menakut-nakuti,” jelas Yusri.

Polisi juga menangkap dua tersangka spesialis curanmor berinisial Y dan UH. Mereka biasa melakukan aksinya di kawasan Jatinegara dan sekitarnya.

“Para tersangka ini menjual motor hasil curiannya langsung ke penadah. Motor yang diincar yaitu motor matic karena lebih mudah untuk dijual,” jelas Yusri.

Karena perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.