Brankas Hari Kiamat Miliki Persediaan 60.000 Benih Pangan

Gedung doomsday vault di Oslo Norwegia. Foto ABC News
Gedung doomsday vault di Oslo Norwegia. Foto ABC News

Oslo,Sayangi.com- Tempat penyimpanan untuk hari kiamat atau “doomsday vault” di kawasan kutub utara, hari Selasa (25/2) telah menerima 60.000 benih makanan tambahan. Benih tersebut diantaranya adalah cowslips, bunga liar berwarna kuning dari Pangeran Charles dan jagung suku Cherokee yang disakralkan.

Hal tersebut sebagai peningkatan persediaan tanaman pertanian dunia jika terjadi bencana global. Kekhawatiran yang meningkat akan perubahan iklim dan hilangnya spesies mendorong kelompok-kelompok di seluruh dunia untuk menambah penyimpanan benih.

Para aktifis tersebut menyimpan benih pangan di dalam gunung dekat Longyearbyen di Pulau Spitsbergen. Kawasan ini berada di kepulauan Svalbard Norwegia, yang jaraknya sekitar 1.300 kilometer dari Kutub Utara.

Tempat penyimpanan tanaman pangan ini didirikan untuk melestarikan tanaman yang bisa memberi makan populasi yang terus bertambah menghadapi perubahan iklim.

“Saat laju perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati meningkat, ada urgensi baru di sekitar upaya untuk menyelamatkan tanaman pangan yang berisiko punah,” kata Stefan Schmitz, pimpinan Crop Trust yang mengelola tempat penyimpanan itu.

Schmitz menambahkan “Luasnya ragam penyimpanan benih sekarang, mencerminkan keprihatinan dunia akan dampak perubahan iklim. Dan hilangnya keanekaragaman hayati pada produksi pangan,” tegas Schmitz.

Dilaporkan sebanyak 36 lembaga regional dan internasional berkontribusi pada 60.000 sampel yang disimpan pada hari Selasa (25/2). Laporan menyebutkan benih yang disimpan diantaranya adalah kacang, labu dan jagung dari Bangsa Cherokee.

Dikabarkan kelompok penduduk asli Amerika pertama yang mengirim hasil panen ke tempat penyimpanan itu termasuk jagung White Eagle yang dianggap sakral. Pangeran Charles dari Inggris, yang dikenal karena kampanye lingkungannya, mengirim benih 27 tanaman liar. Pewaris Kerajaan Inggris ini telah menyumbang cowslips dan anggrek. Benih tersebut dikumpulkan dari  padang rumput Highgrove kampung halaman Charles.

sumber: Yahoo News Malaysia