Tiga Bulan Keluar Penjara, Dua Pelaku Curanmor Kembali Ditangkap Polisi

Jakarta, Sayangi.com – Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor. Kedua pelaku yang dikenal dengan “Kelompok Rumpin” selalu membawa senjata api revolver rakitan.

Dua pelaku yang diketahui berinisial AP dan RK merupakan residivis dalam kasus serupa. Mereka berhasil dibekuk di rumahnya di kawasan Rumpin, Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/2).

“Setiap aksinya para pelaku tak segan-segan melukai siapapun yang memergoki aksi mereka,” ujar Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyeneng di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (9/3).

Kedua pelaku, sambung Gede, diketahui mendapat senjata api tersebut dari seseorang berinisial SLB. Polisi sempat berusaha meringkus SLB di Pagedangan, Tangerang, namun yang bersangkutan berhasil kabur.

“Saat ini kita sedang memburu keberadaan SLB. Karena diketahui dialah pembuat senjata api rakitan,” kata Gede.

Sementara itu, Kabag Binops Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Pujiyarto mengatakan, AP dan RK sudah dua kali mendekam di Rutan Cilodong Depok karena kasus curanmor. Keduanya baru keluar pada Desember 2019 lalu.

“Sejak akhir Desember 2019 sampai Maret 2020 sudah 26 kali beraksi, yakni dua kali di Pagedengan, Tangerang dan 24 kali di Depok,” kata Pujiyarto.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun.