Dewan UE Mengkritik Keputusan Pembatasan Perjalanan AS

Bendera Uni Eropa. Foto Getty Image
Bendera Uni Eropa. Foto Getty Image

Brussel,Sayangi.com- Amerika Serikat mulai memberlakukan Pembatasan perjalanan ke AS secara sepihak . Uni Eropa (UE) kembali mengecam keputusan sepihak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump perihal membatasi perjalanan dari Eropa ke AS karena penyebaran virus corona, Kamis (12/3). Penyebaran virus dinilai tidak berhubungan dengan wilayah tertentu, termasuk Eropa.

Presiden Dewan Uni Eropa Charles Michel dan Presiden Komisi Ursula von der Leyen dalam sebuah pernyataan bersama menyatakan Uni Eropa tidak menyetujui fakta bahwa keputusan AS untuk memberlakukan larangan perjalanan diambil secara sepihak dan tanpa konsultasi. Virus corona adalah krisis global, tidak terbatas pada benua mana pun dan membutuhkan kerja sama daripada tindakan sepihak,imbuhnya.

Sebelumnya Trump mengumumkan bahwa semua perjalanan Eropa akan dihentikan. Namun, klarifikasi selanjutnya menyatakan pembatasan hanya akan berlaku untuk sebagian besar warga negara asing yang telah berada di zona perjalanan bebas paspor Eropa di mana pun selama 14 hari sebelum kedatangan ke AS.

Klarifikasi itu merujuk pada Schengen yang memiliki anggota 26 negara, termasuk anggota UE Perancis, Italia, Jerman, Yunani, Austria dan Belgia. Akan tetapi, AS tidak melakukan pembatasan terhadap Inggris dan Irlandia.

Terhadap sikap AS, UE menolak anggapan kalau Eropa tidak cukup berbuat banyak untuk memerangi COVID-19. Pengurus UE menegaskan 27 negara telah mengambil tindakan keras untuk membatasi penyebaran virus.

Dengan virus yang sekarang hadir di 27 negara UE, para pejabat tinggi blok itu berjanji untuk bersatu dalam memerangi penyebaran virus corona. Mereka kemungkinan akan mengadopsi pendekatan umum dalam tanggapan terhadap pengumuman Trump.

Menurut angka terbaru Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa, lebih dari 17 ribu kasus COVID-19 telah dikonfirmasi di seluruh Eropa. Sedangkan lebih dari 700 orang telah meninggal di benua itu.

sumber : AP