Atasi Virus Corona PM Trudeau Janji Gelontorkan Keuangan Darurat

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Foto Fox News
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Foto Fox News

Ottawa,Sayangi.com– Ditengah menjalarnay virus Corona Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau pada Selasa (17/3) menjanjikan bantuan keuangan. Dari Kanada dilaporkan Korban tewas naik menjadi lima setelah Ontario. Provinsi ini yang paling terpukul, dan telah melaporkan kematian pertamanya. Data mencatat lebih dari 440 infeksi di seluruh negeri.

Trudeau menjanjikan bantuan finansial untuk orang-orang yang terkena dampak wabah corona. Kami akan mengalirkan dukungan pendapatan kepada jutaan orang Kanada,” kata Trudeau. Rinciannya akan diuraikan pada Rabu (18/3) ini.

Trudeau mengatakan, beberapa langkah yang mungkin adalah dukungan langsung untuk orang-orang yang tidak memenuhi syarat untuk tunjangan pengangguran dan uang untuk sektor bisnis yang memastikan orang-orang tetap memiliki gaji, meskipun mereka tinggal di rumah. Sementara itu, Trudeau menegaskan, semua orang yang bisa tinggal di rumah harus tinggal di rumah. “Ini untuk mencegah sistem medis kit

Ia juga mengatakan tengah mempertimbangkan untuk menggunakan tindakan darurat yang jarang digunakan untuk membatasi pergerakan orang dan barang.

Trudeau kemudian mengatakan bahwa dia sedang memeriksa apakah akan mengajukan Undang-Undang Keadaan Darurat 1988 yang jarang digunakan. UU ini akan memungkinkan pemerintah pusat untuk mengatur provinsi dan membatasi pergerakan orang dan barang.

PM Kanada Trudeau berbicara setelah wilayah Ontario menyatakan keadaan darurat, melarang pertemuan lebih dari 50 orang dan memerintahkan penutupan bar dan restoran. Perdana menteri provinsi Ontario, Doug Ford, berkomitmen 300 juta dolar AS untuk meningkatkan sistem kesehatan provinsi.

Provinsi Alberta juga menyatakan keadaan darurat yang menurut Perdana Menteri Jason Kenney memungkinkan otoritas kesehatan untuk memastikan tingkat kepegawaian yang memadai, misalnya dengan membatalkan liburan yang dijadwalkan.

Wakil Perdana Menteri Chrystia Freeland mengatakan menggunakan UU Keadaan Darurat adalah langkah terakhir. “Kami tidak akan pernah memperkenalkannya tanpa berkonsultasi dengan provinsi,” tambahnya.

Wilayah Ottawa mengumumkan pada Senin (16/3) penutupan perbatasan dengan warga negara asing, tidak termasuk warga AS. Provinsi British Columbia juga menginginkan larangan terhadap orang Amerika.

Langkah-langkah lain untuk membantu warga Kanada dapat mencakup akses yang lebih besar ke pinjaman untuk bisnis. Bantuan bagi mereka yang berjuang dengan hipotek, peningkatan tunjangan perawatan anak, dan lebih banyak dukungan untuk keluarga berpenghasilan rendah termasuk dalam paket tersebut. Orang-orang akan diberikan lebih banyak waktu untuk mengajukan pengembalian pajak.

sumber: AFP