Prediksi ILO : Wabah Corona Rumahkan Jutaan Tenaga Kerja

Sekjen PBB Antonio Guterres. Foto UN News
Sekjen PBB Antonio Guterres. Foto UN News

Jenewa,Sayangi.com- Merebanya virus corona telah menghancurkan sendi perekonomian dunia. Organisasi Buruh Internasional (ILO), Rabu (18/3), mengatakan bahwa antara 5,3 juta hingga 24,7 juta pekerjaan akan hilang akibat pandemi Covid-19.

Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan Rabu (18/3), ILO mengatakan sebagai perbandingan, krisis keuangan global 2008-2009 telah meningkatkan pengangguran global sebesar 22 juta.

Pengangguran terselubung juga diperkirakan akan meningkat secara besar-besaran, sebagai konsekuensi ekonomi dari wabah virus diterjemahkan menjadi pengurangan jam kerja dan upah, kata ILO dalam laporan mereka.

Release ILO menambahkan wirausaha di negara-negara berkembang, yang sering berfungsi untuk meredam dampak perubahan, mungkin kali ini tidak bisa menyokong lagi karena pembatasan pergerakan orang dan barang.

Mengacu pada laporan ILO, kemerosotan dalam pekerjaan juga berarti kerugian pendapatan yang besar bagi pekerja. Laporan ini pada akhir 2020 memperkirakan kerugian antara US$860 miliar hingga US$3,4 triliun. Direktur Jenderal ILO Guy Ryder “Ini bukan lagi hanya krisis kesehatan global. Ini juga merupakan krisis pasar tenaga kerja utama dan ekonomi yang berdampak besar pada manusia,ujar Ryder.

Laporan bertajuk “Covid-19 dan dunia kerja: Dampak dan tanggapan”, menyerukan langkah-langkah mendesak, berskala besar dan terkoordinasi di tiga pilar yaitu melindungi pekerja di tempat kerja, merangsang ekonomi dan pekerjaan, serta mendukung pekerjaan dan pendapatan.

Laporan ILO diatas juga berisi langkah-langkah ini mencakup memperluas perlindungan sosial, mendukung retensi pekerjaan, dan bantuan keuangan serta pajak untuk usaha mikro, kecil, dan menengah.

sumber : AFP