Perangi Virus Corona Penyanyi Rihanna Sumbang 5 Juta Dolar Amerika

Foto ABC News
Foto ABC News

Los Angeles,Sayangi.com– Clara Lionel Foundation (CLF) yayasan yang didirikan penyanyi asal Amerika Serikat (AS) Rihanna, dilaporkan telah menyumbangkan dana sebesar 5 juta dolar. Dana tersebut untuk membantu mengatasi pandemi virus corona jenis baru (COVID-19). Bntuan tersebut akan dibagikan ke sejumlah yayasan lainnya yang dibentuk untuk menanggulangi krisis, serta badan dunia yang bergerak di bidang kesehatan.

Dilansir ABC7 news, Senin (23/3) yayasan dan badan yang mendapatkan dana sumbangan CLF  di antaranya adalah World Health Organisation’s COVID-19 Solidarity Response Fund (Dana Solidaritas Respons COVID-19), Direct Relief, International Rescue Committee, Partners In Health and Feeding America.

Melalui sebuah pernyataan, CLF mengatakan, dukungan terhadap mitra lapangan yang bekerja di garis depan tanggap bencana diberikan, terutama yang berfokus dalam melindungi dan melayani masyarakat yang terpinggirkan. “CLF membantu yang paling rentan di AS, Karibia, dan Afrika. Mempersiapkan diri untuk apa yang akan datang,” ujar pernyataan CLF.

Direktur eksekutif CLF, Justine Lucas menuliskan orang-orang atau komunitas yang terpinggirkan dan kurang terlayani menjadi mereka yang paling terdampak dengan adanya pandemi virus corona. Yayasan milik Rihanna juga membagikan foto melalui medis sosial Instagram @claralionelfdn yang memperlihatkan sejumlah tim medis lengkap dengan pakaian pelindung, termasuk masker wajah.

Unggahan CLF berjudul #CLF #HealthcareHeroes: Partners in Health. Dibawah judul tersebut nampak tulisan “Kami telah merespons COVID-19 dengan mendistribusikan hibah 5 juta dolar AS kepada @PartnersInHealth @DirectRelief @FeedingAmerica @RescueOrg @WHO dan #Barbado untuk menyiapkan komunitas dengan peralatan pelindung kritis, pasokan medis, peralatan, dan akses ke makanan di berbagai negara dan wilayah.

Bantuan dari Pelantun lagu Umbrella  melalui yayasannya bukan pertama kali dilakukan sejak pandemi virus corona terjadi. Sebelumnya, perempuan berusia 32 tahun itu juga menawarkan bantuan kepada bank makanan lokal di AS. CLF juga memberikan pendanaan untuk mempercepat upaya pengujian COVID-19 dan menyediakan peralatan pelindung bagi petugas kesehatan.