Antisipasi Covid-19 Menyebar, Thailand Tutup Wisatawan Asing Masuk

Suasana jl. Kaosan Bangkok pasca menyebarnya virus Corona. Foto Bangkok Post
Suasana jl. Kaosan Bangkok pasca menyebarnya virus Corona. Foto Bangkok Post

Bangkok,Sayangi.com– Otoritas Thailand tengah bersiap meluncurkan langkah-langkah darurat untuk mencegah penyebaran virus corona. Negara ini resmi melarang masuk seluruh warga asing yang berstatus bukan penduduk, tetapi tidak membatasi pergerakan orang-orang di dalam negeri.

Keadaan darurat akan mulai berlaku pada Rabu (25/3) tengah malam waktu setempat hingga 30 April. Keputusan ini memberi Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha langkah besar untuk memerangi lonjakan infeksi virus corona.

Rabu,(25/3) Thailand mencatat 107 kasus virus corona, sehingga jumlah warganya yang poritif covid- 19,mencapai 934. Empat orang telah meninggal sejak wabah dimulai, 860 orang dirawat di rumah sakit, sementara 70 pasien telah sembuh dan sudah pulang ke rumah.

Pembatasan baru mulai berlaku pada tengah malam termasuk penutupan semua penyeberangan perbatasan. Namun pembatasan dikecualikan untuk warga negara Thailand, diplomat, dan keluarga mereka, serta orang asing dengan izin kerja atau dokumen resmi lainnya yang memungkinkan mereka untuk bekerja di Thailand. Perdana Menteri Prayuth menambahkan bahwa bandara akan tetap terbuka untuk penerbangan dari luar negeri.

Wakil Perdana Menteri Wissanu Krea-ngam dalam konferensi pers menyebutkan “Kami tidak menutup negara, kami masih mengizinkan orang Thailand kembali tetapi bagi orang asing negara ini ditutup.

Wissanu menerangkan  pemerintah tidak memiliki rencana segera untuk memberlakukan jam malam atau pembatasan perjalanan di dalam negeri. Namun, dia mengatakan pos-pos pemeriksaan akan dibentuk untuk menyaring pelancong antarprovinsi dan jam malam masih bisa diperkenalkan di daerah-daerah tertentu jika penularan virus corona memburuk.

Pemerintah Thailand sejak Ahad (22/3) telah menutup toko serba ada, mal, restoran untuk makan di tempat, tempat hiburan, dan tempat umum lainnya di kota-kota besar di seluruh negeri.. Penutupan ini akan dilakukan selama beberapa minggu kedepan.

Namun langkah pembatasan masih memungkinkan bank, kantor pemerintah, apotek, dan toko kelontong untuk beroperasi seperti biasa.  Akan tetapi otoritas Thailand telah menghimbau warga berusia di atas 70 tahun, anak-anak di bawah lima tahun, dan orang-orang dengan pernafasan dan komplikasi kesehatan lainnya untuk tinggal di rumah.

sumber: Barnama