Hadapi 10.000 Kasus Virus Corona, Swiss Perketat Pembatasan

Foto The Strait Times
Foto The Strait Times

Zurich,Sayangi.com- Negara Swiss mengonfirmasi infeksi virus corona pada Kamis (26/3) telah mencapai lebih dari 10.000 kasus.  Angka tersebut membuat otoritas Swiss memberi peringatan masih terlalu dini untuk mencabut pembatasan berkumpul dan kontrol perbatasan untuk memperlambat wabah itu.

Pemerintah Swiss telah mengucurkan  miliaran franc ke sektor ekonomi saat unit medis militer dikerahkan ke berbagai rumah sakit. Kucuran dana yang dikucurkan digunakan untuk membantu di wilayah krisis seperti Ticino. Kawasan ini merupakan wilayah perbatasan  Swiss dengan Italia yang kini menjadi pusat wabah di Eropa.

Negara dengan 8,6 juta jiwa itu  memiliki 10.714 kasus yang dikonfirmasi. Dilaporkan di wilayah ini 161 orang tewas hingga Kamis (26/3) pagi. “Jumlah itu naik dari 103 korban tewas dan 9.765 kasus pada Rabu (25/3),” ungkap Kantor Federal Kesehatan Publik Swiss.

Daniel Koch, Kepala penyakit infeksi Kantor Federal Kesehatan Publik Swiss menyatakan “Tak perlu mempertanyakan terlalu dini untuk berpikir melonggarkan pembatasan. Ini marathon tanpa penanda kilometer,”ujanya,

Dikaporkan sejumlah perusahaan berupaya memperoleh pinjaman dengan jaminan negara senilai total USD20,58 miliar. Pinjaman kurang dari 500.000 franc bebas bunga.“Ada lebih 100 bank didaftar untuk program itu, dan akan ada lagi. Sejak kemarin, kami telah melihat 70.000 download aplikasi untuk bantuan,” papar Erik Jacob, Sekretariat Negara untuk Urusan Ekonomi.

Kantor Credit Suisse menyatakan telah menerima 2.700 aplikasi pinjaman. Lembaga keuangan ini telah mengucurkan setengah miliar franc pada tengah hari sesuai prosedur jalur cepat. UBS menyatakan memiliki 3.000 aplikasi pinjaman.

sumber:AFP