Jagal Masjid Selandia Baru Mengaku Bersalah

Brenton Tarrant pelaku pembantaian masjid Chirsthurch . Foto BBC
Brenton Tarrant pelaku pembantaian masjid Chirsthurch . Foto BBC

Wellington,Sayangi.com- Brenton Tarrant pelaku pembantaian  51 jamaah Islam pada Kamis (26/3) di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru,mengubah pengakuannya menjadi bersalah. Perubahan pengakuannya itu terjadi sebagai kejutan dan sekaligus kelegaan bagi para korban dan saudara korban.

Tarrant telah dikenai 55 dakwaan pembunuhan, 40 dakwaan percobaan pembunuhan dan satu dakwaan terorisme terkait dengan penembakan pada 15 Maret 2019.

Dalam sidang kali ini Tarrant mengaku bersalah atas 51 dakwaan pembunuhan, 40 dakwaan percobaan pembunuhan dan satu dakwaan terorisme. Pembantaian  massal yang dilakukan oleh warga Australia (29 tahun) ini itu adalah yang paling mematikan dalam sejarah modern Selandia Baru.

Pengakuan bersalah Tarrant disampaikan dalam sidang pengadilan saat Selandia Baru memulai masa lockdown selama empat minggu untuk memerangi virus corona. Ini berarti bahwa Tarrant muncul di pengadilan dari sel penjaranya melalui tautan video dan bahwa hanya beberapa orang yang diizinkan masuk ke ruang sidang.

Sidang Tarrant atas semua tuduhan-tuduhan akan dijadwalkan bakal digelar kembali pada bulan Juni. Namun kepastian tanggal sidang pada bulan Juni nanti belum ditetapkan oleh Hakim. Penganut supremasi kulit putih Tarrant bakal  menghadapi hukuman penjara seumur hidup atas pembantaian jamaah dua masjid di wilayah Chrischurch.

Sumber: CNN news