Mantan Pejabat Elit Mesir Tutup Usia Karena Corona

Mahmoud Jibril mantan pembentorakan Libya yang menjadi elit politik kemrin tutup usia. Foto Reuters
Mahmoud Jibril mantan pembentorakan Libya yang menjadi elit politik kemrin tutup usia. Foto Reuters

Kairo,Sayangi.com- Setelah dirawat di rumah sakit selama dua minggu lantaran terpapar corono Mahmoud Jibril, mantan kepala pemerintah pemberontak Libya tutup usia. Semasa hidupnya ia pernah menggulingkan rezim Mesir Muammar Gaddafi pada 2011 meninggal dunia akibat serangan wabah Covid-19.

Mahmoud Jibril pernah memimpin pemberontak Dewan Transisi Nasional (NTC),pemerintah. Sementara selama pemberontakannya ia didukung NATO yang menggulingkan dan membunuh Gaddafi.

Jibril dirawat di Rumah Sakit Khusus Ganzour pada 21 Maret setelah menderita serangan jantung . Namun tiga hari kemudian Jibril dinyatakan positif memiliki virus corona, kata direktur rumah sakit Hisham Wagdy . Dia sempat pulih sehari dua hari lalu tapi mulai memburuk lagi,” kata Wagdy.

Sejarah mencatat hari-hari awal pemberontakan Libya, Jibril melakukan beberapa perjalanan ke luar negeri untuk menggalang dukungan Eropa dan AS bagi pemberontak terhadap Gaddafi. Dia adalah pemimpin sementara sampai negara itu mengadakan pemilihan bebas pertama dalam empat dekade pada tahun 2012.

Jibril ikut dalam Pemilu dan partainya memenangkan pemilihan umum, tetapi dia gagal meraih mayoritas di parlemen yang memilih kandidat independen untuk menjadi perdana menteri. Di tengah kekacauan dan kekerasan yang meletus pada tahun-tahun berikutnya, Jibril meninggalkan Libya untuk tinggal di luar negeri.

Sebelum kematian Jibril, pemerintah Libya telah mengkonfirmasi 18 kasus Covid-19 tersebut dan satu orang meninggal duna. Dilaporkan Jibril, 68, meninggal kemarin di Kairo, Mesir setelah dirawat di rumah sakit selama dua minggu, kata Khaled al-Mrimi, sekretaris Aliansi Pasukan Nasional, yang didirikan oleh Jibril pada 2012.

sumber: Arabic news