Kerajaan Arab Saudi Terapkan Lockdown di Lima Kota

Ilustrasi Visa Turis Kerajaan Arab Saudi. Foto StepFeed
Ilustrasi Visa Turis Kerajaan Arab Saudi. Foto StepFeed

Riyadh,Sayangi.com- Kerajaan Arab Saudi, Senin (6/4), memperpanjang durasi lockdown di empat provinsi dan lima kota, termasuk ibu kota. Kelima kota tersebut menjalankan lockdown selama 24 jam. Kebijakan ini dilakukan  untuk memerangi covid-19 yang telah menewaskan 38 orang.

Arab Saudi memutuskan  memberlakukan lockdown sepanjang hari di Kota Riyadh, Tabuk, Dammam, Dharan, dan Hofuf. Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menambahkan hal yang sama juga diberlakukan di Provinsi Jeddah, Taif, Qatif, dan Khobar.

Sebelumnya, kerajaan  Arab Saudi telah menutup dua kota suci, Mekah dan Madihan, bersama Riyadh dan Jeddah. Dikota ini pemerintah  melarang orang keluar dan masuk dari kota itu serta melarang perpindahan antarprovinsi. Arab Saudi yang merupakan negara dengan angka infeksi covid-19 terbayak di kawasan Teluk tengah berusaha keras membatasi penyebaran penyakit itu.

Pada Senin (6/4), Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan jumlah korban tewas akibat virus korona naik sebanyak 38 orang sementara jumlah kasus infeksi naik menjadi 2.523 dan mereka yang pulih menjadi 551 orang. Bulan lalu, Arab Saudi telah membekukan umrah karena khawatir virus korona akan menyebar di kota-kota suci umat Islam.

Otoritas  Arab Saudi belum mengumumkan apakah kerajaan akan membatalkan ibadah haji yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli. Namun, minggu lalu, pemerintah Arab Saudi meminta umat muslim untuk menunda persiapan pergi naik haji.

sumber: Antara